Trends

Makassar Music Conference Diharapkan Jadi Epicentrum Penyelenggaraan Event

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, menghadiri penyelenggaraan Makassar Music Conference di Universitas Ciputra, Makassar. Acara ini juga dihadiri oleh Direktur Musik, Film dan Animasi Kemenparekraf Mohammad Amin, Sekretaris Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (Events) Ni Komang Ayu Astiti, dan Direktur Politeknik Pariwisata Makassar Muhammad Arifin.

Sandiaga Uno menyatakan bahwa kehadiran Makassar Music Conference mampu menggeliatkan Makassar sebagai episentrum penyelenggaraan event. Selain itu, konferensi ini juga menjadi wadah bertukar ide segar bagi musisi dan penggiat musik Indonesia untuk mengembangkan dunia permusikan di wilayah ini, serta menciptakan formula baru yang dapat bersinergi dengan ekosistem musik nasional. Dia berharap agar musik Makassar dapat meraih panggung internasional, mengingat musisi Makassar sudah eksis di level nasional.

"Dan kami berencana untuk memfasilitasi mereka agar dapat meraih panggung internasional, karena dunia internasional juga mengapresiasi pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia, dunia menghargai capaian kita," ujarnya.

Lebih lanjut, Sandiaga menjelaskan bahwa pemerintah Indonesia, di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo, telah meluncurkan kebijakan baru yaitu Sistem Online Single Submission (OSS). Sistem ini bertujuan mempercepat digitalisasi dalam penyelenggaraan kegiatan dan event. OSS diharapkan bukan sekadar website layanan, namun menjadi penyederhanaan birokrasi yang transparan dan efisien untuk penyelenggaraan acara level nasional hingga internasional.

Kebijakan ini diharapkan dapat menjawab permintaan lebih dari 4.000 event berskala nasional dan internasional, yang menginginkan transformasi dalam menghasilkan dampak ekonomi sebesar Rp170 triliun. "Kita harapkan kebijakan ini akan memfasilitasi peluang usaha dan lapangan kerja bagi subsektor musik dan subsektor lainnya," kata Sandiaga.

Peran Kemenparekraf dalam industri musik di antaranya adalah membuat regulasi pengembangan ekosistem industri musik yang dituangkan dalam peraturan pemerintah; pemberian dukungan kegiatan musik baik pendanaan maupun in kind; sosialisasi kebijakan pengembangan dan perkembangan industri musik; serta mengembangkan musik melalui program inkubasi, edukasi, dan kompetisi.

"Walaupun anggaran kita terbatas tapi kita bisa menerapkan konsep yang bisa menyentuh lapisan-lapisan musik termasuk perlindungan hak cipta, hak intelektual dari pemusik kita," tuturnya.

Makassar Music Conference ini menjadi bukti nyata bagaimana pemerintah dan komunitas musik dapat bekerja sama untuk memajukan industri musik Indonesia. Dengan berbagai inisiatif dan kebijakan yang mendukung, diharapkan musik Makassar dan Indonesia secara umum dapat semakin berkembang dan dikenal di kancah internasional. (*)


© 2023-2024 SWA Media Inc.

All Right Reserved