Capital Market & Investment

BNI Sekuritas Memprediksi IHSG Menguat, Rekomendasikan BREN, MBMA,AKRA, BRIS

Ilustrasi foto : Istimewa.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa kemarin ditutup naik sebesar 1,01% dan masih disertai dengan beli bersih investor asing senilai Rp488 miliar. Saham yang paling banyak dibeli asing adalah BBCA, BMRI, TPIA, SMGR dan UNTR. “Hari ini IHSG berpotensi melanjutkan penguatan setelah naiknya data Initial Jobless Claim US. Level support IHSG di 7.130-7.170, sedangkan level resist berada di 7.250 hingga 7.270 poin,” tutur Fanny Suherman, Head of Retail Research Analyst PT BNI Sekuritas di Jakarta, Kamis (4/7/2024).

Mayoritas indeks Wall Street pada Rabu pekan ini menguat, semisal S&P 500 dan Nasdaq mencatat rekor tertinggi lagi pada sesi perdagangan semalam. S&P 500 naik 0,51% ditutup pada 5.537,02. Sedangkan Nasdaq Composite melesat 0,88% ke level 18.188,30, karena saham-saham teknologi berkapitalisasi besar seperti Tesla dan Nvidia menguat.

Sementara Dow Jones Industrial Average turun 23,85 poin (0,06%), hingga berakhir pada 39.308,00. Indeks 30 saham tersebut terbebani oleh penurunan saham UnitedHealth sebesar 1,7%. Volume perdagangan minim katalis pada Rabu. Bursa Efek New York ditutup lebih awal pada pukul 1 siang waktu setempat. Bursa akan ditutup pada Kamis in untuk memperingati Hari Kemerdekaan Amerika Serikat (AS).

Kemudian, pasar Asia Pasifik menguat pada perdagangan Rabu kemarin setelah Gubernur The Fed, Jerome Powell, mengatakan ada kemajuan dalam menahan laju inflasi. Investor menunggu serangkaian data dari wilayah tersebut. Trader di Asia akan menilai data aktivitas bisnis pada Juni 2024 dari India dan China, yang akan dirilis hari Rabu. Adapun Jibun Bank melaporkan indeks manajer pembelian gabungan (PMI komposit) Jepang turun menjadi 49,7 pada Juni 2024 turun tajam dari 52,6 pada bulan sebelumnya.

Indeks Nikkei 225 Jepang melesat 1,26%, sedangkan Topix berbasis luas naik 0,54%. KOSPI Korea Selatan naik 0,47%, sedangkan KOSDAQ naik 0,75%. S&P/ASX 200 Australia naik 0,28%. Indeks Hang Seng (HSI) Hong Kong menguat 1,18%, FTSE Straits Times naik 1,22% dan FTSE Malay KLCI naik 1,09%.

Berikut saham pilihan BNI Sekuritas untuk Kamis ini;

1. BREN: Spec buy.

Beli di Rp10.175, cutloss jika break di bawah Rp10.075.

Jika tidak break di bawah Rp10.075, potensi naik ke Rp10.500-10.700 pada jangka pendek.

2. PTRO: Spec buy.

Beli di Rp8.900-9.025, cutloss jika break di bawah Rp8.650.

Jika tidak break di bawah Rp8.900, potensi naik ke Rp9.300-9.500 pada jangka pendek.

3. AKRA: Spec buy.

Beli di Rp1.580, cutloss jika break di bawah Rp1.570.

Jika tidak break di bawah Rp1.570, potensi naik ke Rp1.620-1.640 pada jangka pendek.

4. ARTO: Spec buy.

Beli di Rp2.350, cutloss jika break di bawah Rp2.300.

Jika tidak break di bawah Rp2.350, potensi naik ke Rp2.430-2.530 pada jangka pendek.

5. BRIS: Buy on weakness.

Beli di Rp2.420, cutloss jika break di bawah Rp2.400.

Jika tidak break di bawah Rp2.420, potensi naik ke Rp2.540-2.600 pada jangka pendek.

6. MBMA: Spec buy.

Beli di Rp610, cutloss jika break di bawah Rp595.

Jika tidak break di bawah Rp610, potensi naik ke Rp630-650 pada jangka pendek.


© 2023-2024 SWA Media Inc.

All Right Reserved