Women Business Leaders

Rosa Permata Sari, Jalankan Strategi GAS: Grow, Adapt, dan Step Out untuk Pacu PGN

Rosa Permata Sari. Terapkan tiga strategi, GAS untuk memacu perusahaan (Foto: Wisnu Tri Rahardjo/SWA).

Rosa Permata Sari bukanlah orang baru di PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. (PGN). Berbagai jabatan strategis pun telah ia emban. Sejak November 2023 Rosa menjabat sebagai Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PGN. Sebelumnya, ia menduduki posisi sebagai Direktur Teknik dan Operasi PT Pertamina Gas (Juni 2019 - November 2023).

Dalam mengemban amanah sebagai Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PGN, ada sejumlah tantangan yang dihadapinya, baik internal maupun eksternal. apa saja yang dihadapinya?

Tantangan

Tantangan internal pertama, tantangan sebagai subholding gas yang memiliki ragam stream business, dari upstream, midstream, downstream, sampai pendukungnya, sehingga diperlukan pengelolaan bisnis yang terintegrasi tapi tetap fokus untuk memberikan hasil yang optimal.

“Hal ini dijawab dengan melakukan penataan ulang atas portofolio bisnis perusahaan dan pemenuhan maturitas internal pengelolaan bisnis perusahaan,” kata Rosa.

Tantangan internal kedua, integrasi infrastruktur yang dimiliki PGN melalui berbagai anak usahanya, antara lain Pertagas, Kalimantan Jawa Gas, Transportasi Gas Indonesia, dan PGN LNG Indonesia.

Tantangan internal ketiga, digitalisasi di dalam proses bisnis agar mampu memberikan kecepatan dan ketepatan dalam pengelolaan bisnis.

Adapun tantangan eksternal yang dihadapi, pertama, saat ini sampai dengan beberapa tahun ke depan terdapat defisit pasokan gas di Sumatera dan Jawa Barat, tapi terjadi surplus di Jawa Timur. Hal ini menjadi tantangan bagi PGN untuk tetap memenuhi kebutuhan pelanggan dengan kondisi pasokan yang terbatas dan mulai menurun.

Tantangan eksternal kedua, terus mempertahankan pertumbuhan bisnis yang sejalan dengan regulasi bisnis dan transisi energi menuju low-carbon business. Ketiga, tantangan infrastruktur yang efektif dan efisien serta andal sehingga memberikan biaya infrastruktur yang kompetitif bagi pelanggan.

Menghadapi berbagai tantangan tersebut, Rosa memiliki sejumlah goal agar direktorat yang ia pimpin dapat berkontribusi positif terhadap peningkatan kinerja perusahaan. Yaitu, optimasi gas bumi sebagai energi transisi dari energi fosil menuju energi bersih sejalan dengan pencapaian target perusahaan sesuai dengan Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP), yaitu peningkatan pemanfaatan gas bumi melalui pengembangan infrastruktur gas, compressed natural gas (CNG), dan liquefied natural gas (LNG).

Selanjutnya, penyediaan layanan bisnis turunan yang mendukung peningkatan kinerja, baik melalui diversifikasi produk maupun optimalisasi portofolio yang telah dimiliki PGN dan segmen-segmen bisnis baru (low-carbon business).

Tiga Strategi

Untuk mencapai goal yang telah ditetapkan, Rosa pun menjalankan tiga strategi prioritas PGN, yaitu Grow, Adapt, dan Step out (GAS). Grow artinya PGN akan terus memperkuat dan meningkatkan pemanfaatan gas bumi melalui pengembangan infrastruktur gas, CNG ataupun LNG.

Kedua, Adapt, artinya PGN harus adaptif terhadap berbagai perubahan bisnis, dengan mengoptimalkan penyediaan layanan bisnis turunan yang mendukung peningkatan kinerja melalui diversifikasi produk dan optimalisasi portofolio yang sudah dimilikinya.

Ketiga, Step out, artinya PGN mulai merintis segmen-segmen bisnis baru (low-carbon business) dengan memanfaatkan aset, sumber daya, serta sinergi dengan berbagai subholding di dalam Holding Migas.

Berbicara tentang pendekatan leadership dalam upaya untuk menggerakkan seluruh tim/karyawan, Rosa selalu memulai komunikasi tentang visi perusahaan ketika mendapatkan penugasan baru. Komunikasi tentang visi dilakukan dengan tujuan membangun kesamaan visi dengan anggota tim.

“Dalam proses ini, saya juga menyampaikan nilai-nilai pribadi yang saya anut dan saya ingin inspirasikannya ke anggota tim. Saya memahami, dengan anggota tim mengetahui apa dan bagaimana saya ingin berkontribusi, maka akan memudahkan kami dalam mencapai tujuan bekerja menghasilkan yang terbaik bagi perusahaan,” katanya.

Pola tersebut sangat membantunya untuk memotivasi tim agar memiliki hal yang sama sehingga pada tahap berikutnya dalam menjalankan fungsi, tugas, dan keseharian di perusahaan, terbentuk sinergi dan komunikasi yang baik.

Hasil Positif

Dengan berbagai strategi yang ia jalankan, sejumlah pencapaian pun telah diraihnya.

Hasil secara kualitatif yang telah diraihnya meliputi pengelolaan bisnis yang terintegrasi dan fokus pada core-nya untuk dapat memberikan hasil yang optimal bagi perusahaan. Hal ini akan terus dilanjutkan sehingga PGN sebagai subholding gas mampu menjalankan peran utamanya sebagai penyedia energi, terutama di masa transisi energi saat ini.

Hasil lainya ialah hadirnya Kebijakan Rencana Umum Penyediaan Gas 2024-2034 dan tersedianya klasterisasi portofolio bisnis perusahaan. Lalu, laba perusahaan pada triwulan I/2004 sebesar US$121,13 juta atau tumbuh 40,79% dibandingkan periode yang sama di tahun lalu. (*)


© 2023-2024 SWA Media Inc.

All Right Reserved