Capital Market & Investment

Tips Investasi saat Pasar Saham sedang Tidak Stabil

Pasar saham dua pekan terakhir sedang tidak stabil karena Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali anjlok di bawah level 7.000 poin meski pada pekan pertama Juli ditutup menguat kembali pada posisi 7.253 poin. Kondisi kinerja pasar saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) secara keseluruhan hingga paruh pertama 2024 menunjukkan bahwa harga saham secara umum cenderung mengalami penurunan.

Fund Growth Specialist PT Indo Premier Sekuritas, Muhammad Arie Fadhlillahn mengingatkan situasi seperti ini maka investor mencari alternatif pilihan investasi yang lebih stabil atau berpotensi memberikan keuntungan yang lebih baik. Dalam kondisi saat ini, para pelaku pasar khususnya big player cenderung mengamankan aset pada instrumen yang lebih konservatif dibandingkan saham yang relatif agresif.

Dihadapkan pada kondisi pasar saham yang belum stabil, Fadhlil pun memberikan 5 tip investasi yang layak dilakukan:

1. Diversifikasi Portofolio

Diversifikasi portofolio adalah strategi untuk mengurangi risiko dengan cara mengalokasikan investasi ke berbagai jenis aset atau instrumen keuangan yang berbeda. Tujuannya adalah untuk menghindari konsentrasi risiko pada satu jenis investasi saja. "Dengan memilih beberapa jenis investasi yang berbeda, investor dapat mengurangi dampak negatif dari peristiwa yang mempengaruhi satu sektor atau aset tertentu," jelas Fadhlil, Sabtu (6/7/2024).

2. Pilih Reksa Dana

Saat mempertimbangkan alternatif investasi yang menawarkan stabilitas atau potensi keuntungan yang lebih baik saat pasar saham anjlok, reksa dana menjadi pilihan yang umum dipertimbangkan. Di antara jenis reksa dana, Reksa Dana Pasar Uang (RDPU) dan Reksa Dana Pendapatan Tetap (RDPT) pun menjadi pilihan yang cukup populer. “Pilihan RDPU dan RDPT yang tepat dapat mengurangi risiko sambil tetap mempertahankan potensi pengembalian yang baik,” katanya.

3. Analisis Fundamental

Lakukan analisis fundamental terhadap instrumen investasi yang dipilih. Pastikan untuk memahami risiko, potensi pengembalian serta faktor-faktor ekonomi dan pasar yang dapat mempengaruhi investasi tersebut. Pemilihan alternatif investasi harus selalu mempertimbangkan profil risiko dan tujuan investasi masing-masing investor.

4. Konsultasi dengan Ahli

Mendapatkan saran dari ahli keuangan atau konsultan investasi adalah langkah yang sangat bijak ketika sedang mempertimbangkan strategi investasi. Ahli keuangan atau konsultan investasi memiliki pengetahuan yang mendalam tentang pasar keuangan, produk investasi dan strategi investasi yang beragam. Para ahli dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam dan objektif berdasarkan pengalaman mereka dalam menangani situasi investasi yang kompleks. Mereka juga dapat melakukan analisis mendalam terhadap profil risiko, tujuan investasi, dan situasi keuangan secara keseluruhan.

5. Evaluasi Reguler

Pasar keuangan dapat mengalami perubahan cepat dan tidak terduga. Melalui pemantauan rutin, investor dapat mengidentifikasi perubahan tren, volatilitas pasar, dan faktor-faktor makro ekonomi yang dapat mempengaruhi performa investasi serta bisa menyesuaikan strategi investasi untuk memaksimalkan potensi keuntungan dan mengurangi risiko.


© 2023-2024 SWA Media Inc.

All Right Reserved