Women Business Leaders

Sabrina Kharisanti: Mengutamakan Nilai-Nilai Kebersamaan dalam Menavigasi Sosro

Sebagai Chief Marketing Officer PT Sinar Sosro sejak November 2019, Sabrina Kharisanti, telah menghadapi sederet tantangan dalam menjalankan perannya. Dari sisi internal, yang dihadapinya mencakup strategi memasarkan dan mengomunikasikan visi perusahaan serta visi marketing kepada tim internal. Tujuannya: memastikan seluruh jajaran dalam organisasi memahami dan menjalankan nilai-nilai serta filosofi perusahaan dalam kegiatan sehari-hari.

Sementara itu, tantangan eksternal mencakup perubahan pesat dalam makro dan mikro ekonomi, perubahan digitalisasi, perubahan perilaku konsumen, dan kompetisi yang ketat dalam industri.

Kedua tantangan ini saling terkait dan memerlukan pendekatan strategis yang holistik. Lalu, bagaimana dia menjawabnya?

Sebagai upaya untuk mengatasi tantangan tersebut, Sabrina menggelar sejumlah gerakan. Di antaranya Locals Unite dan Sosro Dauri (Daur untuk Negeri).

Locals Unite, misalnya. Ini adalah salah satu inisiatif yang diluncurkan saat pandemi tahun 2020, bertepatan dengan HUT Kemerdekaan RI ke-75. Filosofi perusahaan "Niat Baik, Hasil Baik" menjadi landasan utama gerakan ini.

Dalam situasi krisis sosial, kesehatan, dan ekonomi, Locals Unite bertujuan ganda. Pertama, memberikan wadah dan platform bagi kreator muda dan UMKM yang terdampak krisis agar mereka dapat kembali berkreasi dan mengembangkan bisnis mereka. Sabrina percaya dengan memberikan dukungan yang tepat, para kreator muda ini dapat menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi yang signifikan.

Kedua, gerakan ini juga diharapkan menjadi panggung bagi para kreator untuk menunjukkan kehebatan karya asli Indonesia kepada dunia.

Dalam gerakan ini, para kolaborator dapat memanfaatkan Intellectual Property Teh Botol Sosro secara gratis, mendapatkan mentoring dalam semua aspek marketing mix, dan dukungan promosi di semua aset digital milik Teh Botol Sosro. Setelah itu, hasil penjualan karya kolaborasi sepenuhnya menjadi milik para kreator dan UMKM, yang menunjukkan komitmen Sosro dalam mendukung komunitas lokal.

Sementara itu Gerakan Dauri (Daur untuk Negeri) berfokus pada pengelolaan dan pemilahan sampah lingkungan untuk didaur ulang. Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran akan pentingnya mendaur ulang kemasan minuman di kalangan konsumen di Indonesia, khususnya kemasan satu kali pakai dari PT Sinar Sosro seperti plastik PET, kotak, kaleng, dan pouch.

Gerakan Dauri melibatkan berbagai program yang tersebar di berbagai sektor, termasuk kantor, sekolah, lokasi wisata, restoran, dan komunitas sekolah-sekolah Adiwiyata di Jawa Timur. Dengan demikian, inisiatif ini tidak hanya berfokus pada pengelolaan sampah tetapi juga pada edukasi masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan.

Untuk menjalankan semua inisiatif tersebut, Sabrina menerapkan beberapa prinsip kepemimpinan. Apa yang dipraktikannya?

Pertama, dia percaya bahwa seorang pemimpin harus memberikan contoh etos kerja yang baik, integritas pribadi, serta sikap profesionalisme.

Kedua, Sabrina mendorong timnya untuk menjadi satu keluarga yang saling membantu serta mampu multitasking ketika diperlukan. Sebuah nilai-nilai kebersamaan.

Ketiga, dia memberikan ruang bagi timnya untuk bertumbuh, memberikan ide dan masukan, serta mencoba melaksanakan ide mereka. Kesalahan dianggap sebagai bagian dari pembelajaran dan perbaikan yang berkelanjutan. Khusus prinsip ini, Sabrina sangat percaya pentingnya menerapkan continuous learning and continuous improvement.

"Memberi ruang bagi tim untuk bertumbuh, memberikan ide, masukan, serta keleluasaan untuk mencoba melaksanakan ide mereka adalah kunci untuk menciptakan inovasi dan pembelajaran berkelanjutan," dia mengungkapkan.

Dengan gaya kepemimpinan ini, Sabrina pun berhasil membangun tim yang kuat, kreatif, dan adaptif dalam menghadapi tantangan. Ujungnya terlihat pada dampak yang dihasilkan. Sebagai hasil dari berbagai gerakan yang diluncurkan oleh Sabrina, dampak sosial dan ekonomi yang signifikan telah tercapai. Contohnya, produk yang diproduksi menggunakan recycled cotton dan pewarnaan dari ampas Teh Botol Sosro, terjual habis dalam waktu singkat. Fase pertama (75 pcs) terjual dalam 1 menit, sementara fase kedua (1000 pcs) terjual dalam 3 jam sejak diluncurkan.

Gerakan-gerakan yang diluncurkan ini juga meningkatkan penjualan serta nilai merek PT Sinar Sosro. Menurut data Nielsen IQ, pertumbuhan penjualan PT Sinar Sosro selama empat tahun terakhir selalu di atas pertumbuhan pasar. Salah satu brand yang pada tahun 2019 berada di posisi nomor 4, kini telah menduduki posisi nomor 2 di pasar.

Pencapaian ini mencerminkan keberhasilan strategi yang dijalankan oleh Sabrina yang menggabungkan inovasi, kepemimpinan yang mengayomi, serta respons terhadap tantangan eksternal dan internal.

"Harapan saya adalah agar tim yang saya pimpin dapat bergerak selaras dengan visi yang telah ditetapkan. Melalui berbagai gerakan yang sudah kami luncurkan, kami berharap dapat memberikan dampak positif bagi kehidupan konsumen dan masyarakat luas." (*)


© 2023-2024 SWA Media Inc.

All Right Reserved