Management

Mustika Ratu Kian Intens di Wellness Industry

PT Mustika Ratu Tbk (MRAT) tampaknya semakin intens dalam memperkuat posisinya di industri wellness yang memiliki potensi besar. Menurut laporan dari Global Wellness Institute, industri wellness global diperkirakan mencapai nilai US$5,6 triliun pada tahun 2022, meningkat 14%dari sebelum pandemi di tahun 2019. Peningkatan signifikan ini menandakan pemulihan kuat dan meningkatnya minat masyarakat terhadap wellness tourism dan spa.

Lalu, langkah apa yang diambil Mustika Ratu?

Mustika Ratu telah mengambil berbagai langkah strategis untuk memanfaatkan peluang ini. Salah satu inisiatif utama adalah peluncuran brand "Anargya", produk premium amenities dengan konsep bahan alami Indonesia yang aman dan higienis. Anargya mematuhi protokol kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan yang ketat.

Taman Sari Royal Heritage Spa, andalan Mustika Ratu di wellness industry (tamansariroyalheritagespa.com)

Selain itu, Mustika Ratu juga mengembangkan Taman Sari Royal Heritage Spa, yang menawarkan pengalaman spa tradisional Jawa yang mewah. Spa ini telah menarik minat baik wisatawan domestik maupun internasional dan kini hadir di berbagai lokasi termasuk Jakarta, Yogyakarta, Makassar, serta beberapa negara seperti Kanada, Praha, dan Malaysia.

Minat investor asing terhadap Mustika Ratu semakin meningkat seiring dengan perkembangan industri wellness yang menjanjikan. Produk-produk Mustika Ratu tidak hanya diminati di dalam negeri tetapi juga diekspor ke berbagai negara. Beberapa produk andalan yang diekspor antara lain jamu, kosmetik, dan perawatan tubuh berbasis bahan alami Indonesia.

Mustika Ratu telah berhasil menembus pasar internasional seperti Jepang, Malaysia, Timur Tengah, Rusia, dan Eropa. Ekspor produk ini tidak hanya meningkatkan pendapatan perusahaan tetapi juga memperkuat citra Mustika Ratu sebagai brand global yang berbasis pada kearifan lokal.

Namun, perjalanan Mustika Ratu tidak tanpa tantangan. Kompetisi di industri wellness sangat ketat dengan banyak pemain global yang juga mengincar pasar yang sama. Untuk menghadapi tantangan ini, Mustika Ratu berinvestasi besar-besaran dalam inovasi produk dan strategi pemasaran.

Direktur MRAT, Kusuma Ida Anjani, dalam satu kesempatan menekankan pentingnya kemitraan strategis untuk mendukung pertumbuhan berkelanjutan. Salah satu contohnya adalah kerja sama dengan Sheraton Jogjakarta Hotel yang menyediakan spa wellness tourism center dekat Prambanan. Kerja sama ini bertujuan memberikan pengalaman spa dan meditasi yang mendalam bagi para tamu.

Hasil dari upaya ini mulai terlihat. Pada tahun 2023, kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia menunjukkan peningkatan yang signifikan, mencapai 11,68 juta kunjungan. Peningkatan ini tidak hanya menunjukkan pemulihan sektor pariwisata tetapi juga memperkuat posisi Mustika Ratu sebagai pemain utama di industri wellness. Dengan komitmen pada inovasi dan keberlanjutan, serta strategi pemasaran yang efektif, Mustika Ratu berhasil menarik minat investor dan meningkatkan daya saingnya di pasar global.

Secara keseluruhan, Mustika Ratu telah menunjukkan bahwa dengan strategi yang tepat, investasi yang signifikan, dan fokus pada inovasi, mereka dapat mengatasi tantangan dan memanfaatkan peluang besar di industri wellness yang terus berkembang. Dengan terus berinovasi dan berkolaborasi, Mustika Ratu terlihat siap menghadapi masa depan yang lebih cerah di industri wellness global. (*)


© 2023-2024 SWA Media Inc.

All Right Reserved