Management

Kemitraan Garuda Indonesia dan Singapore Airlines: Sinergi untuk Pertumbuhan

Menurut Irfan Setiaputra, kemitraan dengan Singapore Airlines ini merupakan momen spesial bagi Garuda (Dok. SWA)

Sangat wajar bila wajah Irfan Setiaputra, CEO Garuda Indonesia, sumringah. Pada awal Juni 2024, Competition and Consumer Commission of Singapore (CCCS yang merupakan KPPU-nya Singapura) memberikan persetujuan resmi terhadap rencana joint venture antara Garuda dan Singapore Airlines. Persetujuan dari CCCS memberikan sinyal kedua maskapai dapat memperdalam kemitraan strategis mereka dalam kegiatan komersial yang lebih luas, termasuk pembagian pendapatan dan koordinasi jadwal penerbangan.

Keputusan ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan sebelumnya. Pada 20 Mei 2024, Garuda Indonesia dan Singapore Airlines secara resmi mengumumkan rencana mereka untuk memperkuat kerja sama komersial. Pengumuman ini menandai tonggak penting dalam hubungan kedua maskapai, yang mencakup berbagai inisiatif untuk menawarkan manfaat timbal balik bagi anggota program frequent flyer dan mengeksplorasi pengaturan pembagian pendapatan untuk penerbangan antara Indonesia dan Singapura​.

Saat itu ada sejumlah kesepakatan antara kedua belah pihak, yang potensial untuk dijajaki lebih lanjut, yakni:

1. Program frequent flyer dan joint promotion tourism. Salah satu inisiatif utama dari kemitraan ini adalah integrasi program frequent flyer. Anggota GarudaMiles dan KrisFlyer kini dapat memperoleh dan menukarkan miles pada penerbangan yang dioperasikan oleh kedua maskapai. Ini memberikan nilai tambah yang signifikan bagi pelanggan setia, memungkinkan mereka untuk menikmati manfaat dari kedua program​ ​.

2. Pengaturan pembagian pendapatan (sharing revenue). Dimungkinkan untuk mengatur pembagian pendapatan pada rute-rute bersama antara Singapura dan Indonesia. Dengan pembagian pendapatan yang adil, kedua maskapai dapat meningkatkan efisiensi operasional dan mengoptimalkan keuntungan dari penerbangan bersama mereka​​.

3. Koordinasi jadwal penerbangan Untuk menawarkan lebih banyak pilihan dan konektivitas tanpa batas bagi pelanggan, Garuda Indonesia dan Singapore Airlines berkomitmen untuk mengoordinasikan jadwal penerbangan mereka. Ini berarti pelanggan dapat menikmati koneksi yang lebih baik dan waktu perjalanan yang lebih singkat ketika bepergian antara kedua negara​.

Kesepakatan ini sendiri merupakan satu titik setelah melalui jalan panjang. Pada tahun 2023, kedua maskapai mulai melakukan diskusi awal mengenai peluang untuk memperdalam kerja sama mereka. Fokus utama dari pembicaraan ini adalah untuk mengidentifikasi area di mana sinergi dapat dicapai dan bagaimana masing-masing maskapai dapat memanfaatkan kekuatan dan keunggulan satu sama lain untuk meningkatkan layanan dan jaringan penerbangan mereka. Dan sebelumnya, Garuda Indonesia dan Singapore Airlines telah menjalin kerja sama sejak tahun 2021 melalui pendekatan skema joint venture pengelolaan rute penerbangan antara kedua maskapai.

Dalam industri penerbangan, inovasi serta kolaborasi merupakan elemen krusial yang menentukan keberhasilan dan daya saing maskapai. Presiden dan CEO Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra, menyatakan bahwa kemitraan ini merupakan bagian dari upaya Garuda Indonesia untuk meningkatkan kinerja perusahaan melalui kemitraan komersial strategis, terutama dalam memberikan nilai tambah bagi pelanggan. Menurutnya, memiliki misi yang sama dalam mengoptimalkan potensi ekosistem bisnis penerbangan di Asia Tenggara pascapandemi.​

​Lebih lanjut, Irfan menambahkan, bahwa kemitraan ini merupakan momen spesial bagi Garuda, yang juga menandai 58 tahun perjalanan BUMN ini dalam menghubungkan Indonesia dan Singapura. Di masa depan, dia berharap kemitraan ini akan terus meningkatkan hubungan sosial, budaya, dan pariwisata antara Indonesia dan Singapura, sambil menawarkan akses tanpa batas bagi pelanggan untuk menikmati berbagai destinasi yang dilayani oleh kedua maskapai.

"Inisiatif joint venture yang kami persiapkan saat ini merupakan salah satu strategi untuk memastikan penciptaan nilai yang luas bagi pelanggan setia kami. Memiliki persetujuan peraturan sebagai langkah pertama dalam perjanjian komersial akan memberikan lebih banyak peluang untuk mengembangkan ide-ide strategis yang dilaksanakan dengan baik," Irfan menjelaskan.

​Hal senada juga diutarakan pihak Singapore Airlines. CEO maskapai ini, Goh Choon Phong, mengatakan, kemitraan yang saling menguntungkan dengan Garuda Indonesia ini akan meningkatkan konektivitas antara Indonesia dan Singapura. Kemitraan strategis ini juga memungkinkan pihaknya memperluas layanan codeshare sekaligus menawarkan lebih banyak pilihan penerbangan kepada pelanggan Singapore Airlines.

"Kemitraan ini menggarisbawahi komitmen kedua maskapai penerbangan ini untuk meningkatkan konektivitas antara Indonesia-Singapura dan sekitarnya, meningkatkan perjalanan bisnis dan rekreasi, sekaligus berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi," kata Phoong. Dia juga menegaskan, dengan persetujuan CCCS, pihaknya siap memperdalam kolaborasi di cakupan aktivitas komersial yang lebih luas.

Dalam perspektif industri, kolaborasi antara Garuda Indonesia dan Singapore Airlines ini tidak hanya sekadar memperluas jaringan penerbangan, tetapi juga membuka peluang baru untuk penetrasi pasar dan peningkatan kapasitas layanan. Ketua Forum Transportasi Penerbangan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Aris Wibowo, dalam satu kesempatan mengungkapkan bahwa kerja sama joint venture semacam ini merupakan langkah strategis yang wajar dilakukan untuk memperluas jaringan penerbangan antar pihak yang berkolaborasi. Menurutnya, langkah ini dapat memberikan dampak positif pada jaringan penerbangan Garuda Indonesia, terutama untuk rute-rute internasional​.

Kerja sama strategis ini memang berpotensi memberi keuntungan bagi kedua pihak. Termasuk memberikan nilai tambah yang signifikan dan meningkatkan brand awareness di pasar penerbangan global. Dengan kolaborasi ini, baik Garuda Indonesia maupun Singapore Airlines diharapkan dapat meningkatkan layanan mereka, memperluas jangkauan pasar, dan memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan mereka. Melalui kemitraan ini, Garuda Indonesia dan Singapore Airlines tidak hanya berupaya memperkuat posisi mereka di pasar regional, tetapi juga menargetkan penetrasi pasar yang lebih luas, termasuk kawasan Asia, Eropa, dan lainnya​​. Sebab, dalam rute yang sama, tarif yang dipatok tidak akan berbeda dan layanannya juga sama, sehingga diharapkan bisa menarik penumpang lebih banyak. (*)


© 2023-2024 SWA Media Inc.

All Right Reserved