Pendapatan Premi PAYDI Turun, OJK Beberkan Penyebabnya

OJK beberkan penyebab pendapatan premi PAYDI terus turun. (dok OJK)

Asuransi tradisional masih mendominasi komposisi premi asuransi jiwa yakni sebesar Rp53,72 triliun atau 73,08% dari total premi asuransi jiwa sebesar Rp73,51 triliun per Mei 2024. Di sisi lain pada PAYDI atau unit link memiliki komposisi 26,92% dari total premi atau sebesar Rp19,79 triliun yang mengalami penurunan sebesar -18,23% yoy pada Mei 2024.

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Ogi Prastomiyono, mengatakan penurunan premi disebabkan turunnya premi produk baru. “OJK terus mendorong perbaikan proses pada pemasaran, pengelolaan kewajiban, dan pengelolaan dana, agar portofolio PAYDI dapat memberi manfaat sebagaimana yang diperjanjikan kepada pemegang polis,” katanya dalam konferensi pers RDKB Juni 2024 yang dikutip di Jakarta, Sabtu (13/7/2024).

Sementara itu, OJK berharap asuransi tradisional dapat tumbuh signifikan untuk mendorong penetrasi risiko bagi sebanyak mungkin Masyarakat Indonesia. OJK juga telah menerbitkan POJK 8/2024 mengenai Produk Asuransi dan Saluran Pemasaran Produk Asuransi, di mana tidak semua produk asuransi harus mendapat persetujuan dari OJK dan hanya dalam bentuk pelaporan saja. “Hal ini sebagai bagian dari komitmen OJK untuk terus mendorong perusahaan asuransi jiwa untuk mengembangkan produk proteksi agar dapat memberikan perlindungan terhadap risiko terkait jiwa pemegang polis, sehingga dapat meningkatkan kontribusi positif bagi produktivitas masyarakat,” ucapnya.

Terkait memperluas pemasaran PAYDI atau asuransi yang dikaitkan dengan investasi, PT Bank Mayapada Internasional Tbk (MAYA) bersama Zurich Life meluncurkan produk asuransi PAYDI Zurich Family Gen Assurance. Produk asuransi ini menawarkan proteksi jiwa, kesehatan, sekaligus investasi dalam satu polis asuransi dengan total nilai manfaat hingga 385%.

Kemitraan melalui bancassurance, produk ini bertujuan untuk membantu nasabah dalam mempersiapkan nafkah lanjutan. Zurich mengamati fokus kebutuhan asuransi nasabah menjadi lebih tinggi di kalangan keluarga. Kebutuhan asuransi ini dibutuhkan orang tua, anak-anaknya, dan keluarga sebagai upaya menjaga stabilitas keuangan di masa mendatang.

Pada kesempatan terpisah, Presiden Direktur Zurich Life, Richard Ferryanto, menyampaikan Zurich Family Gen Assurance memberikan perlindungan optimal, serta membantu nasabah untuk mempersiapkan nafkah lanjutan guna menjaga stabilitas ekonomi keluarga. "Kami optimis sinergi bersama dengan Bank Mayapada ini akan mendorong perluasan distribusi produk dan dapat melindungi nasabah lebih luas,” kata Richard. (*)

# Tag