Kisah Sejoli di Bisnis Busana Muslim Premium
Minimnya opsi pakaian Muslim pria yang tidak hanya perlu memenuhi standar syar’i, namun juga cocok untuk berbagai kesempatan, dari busana formal hingga ke tempat ibadah, ditangkap oleh pasangan suami istri, Teuku Moh Rizky Rivolsa dan Intan Permatasari sebagai peluang bisnis yang menggiurkan. Lalu, mereka menuangkan ide bisnisnya dengan menghadirkan toko busana Muslim bernama Maktab pada tahun 2020 secara online.
Awalnya toko pertama offline Maktab dibuka di Blok M Plaza tahun 2021. Makhtab memiliki berbagai kategori produk, seperti jubah, kurta, kemeja, kemko, polo shirt, celana ankle, dan aksesoris. Setiap produk didesain dengan potongan syar'i yang memerhatikan aurat bagian belakang, khususnya saat sujud atau ruku' dalam shalat.
Intan dan Rizky berbagi tugas. Intan selaku co-founder Makhtab bertanggung jawab di bagian design & creative. Menurut Intan, setiap koleksi dirancang dengan teliti, memadukan kaidah syar’i dengan gaya modern, dan mengakomodasi kebutuhan para Muslim Indonesia. Sementara Rizky mengurus bagian development, seperti pengembangan cabang toko.
Dalam perkembangannya, jumlah pelanggan terus bertambah. Untuk itu, pada 20 Juli tahun 2024, Makhtab memindahkan tokonya dari Blok M Plaza ke Gandaria City, Jakarta Selatan. Di sana, lokasi Makhtab menempati lantai 2 sekuas 100 meter persegi dengan konsep modern dan elegan. Desain interior toko dirancang untuk memberikan pengalaman berbelanja yang menyenangkan bagi para pengunjung, sehingga memungkinkan mereka untuk menjelajahi berbagai produk eksklusif lebih dekat dan nyaman.
“Pelanggan area Jakarta dan sekitarnya tidak hanya bisa mendapatkan produk Makhtab melalui website atau e-commerce saja, tetapi juga bisa membeli dan melihat produknya secara langsung di toko Gandaria City,” kata Rizky.
Menariknya, pada tahun 2024 ini juga, Makhtab akan buka toko di Aceh, kampung halaman Rizky. “Kami set-up dulu, mulai dari menata pabrik sendiri dan pendukungnya. Setelah terbentuk, kami akan bikin beberapa store. Mudah-mudahan tahun-tahun ke depan kami bisa buka store lebih banyak lagi," Rizky menambahkan.
Diakui Rizky, saingan produk Makhtab adalah brand-brand fashion asing. Makanya Makhtab masuk ke mal-mal supaya brand Muslim Indonesia tidak kalah dengan cara meningkatkan kualitas produk.
Koleksi busana Makhtab dirancang dengan teliti dan rapi, memadukan kaidah syar’i dengan gaya modern mengikuti tren mode dunia. Tidak hanya pakaian pria, dalam perkembangannya Makhtab juga menyediakan koleksi untuk pelanggan wanita lewat Makhtab Ladies dan Musikana. "Alhamdulillah per tahun ini kami mulai fokus, membesarkan lini busana Perempuan atau Muslimah. Pertama kami buka di pameran di Aceh sangat diterima. Jadi sekarang kami mulai mengembangkan lini busana Perempuan, utamanya kualitas premium," ucap Rizky menegaskan.
Tahun ini juga untuk pertama kalinya Makhtab memiliki brand ambassador, Teuku Wisnu. Pemilihan Teuku Wisnu bukan tanpa pertimbangan. Selain karena sepupu dari Rizky sendiri, Wisnu dianggap sebagai artis hijrah yang berhasil. Dari awal, Wisnu suka bantu usaha Makhtab di postingan Instagram dan banyak followers. “Image Wisnu juga bagus, karena dia benar-benar artis hijrah, jadi cocok dengan Makhtab," Rizky menambahkan.
“Kita menilai suatu produk terkadang masih ragu kalau hanya melihat secara online. Mudah-mudahan hadirnya toko offline Makhtab ini bisa menjadi bukti kalau kualitas dari produk Makhtab itu memang bagus” ungkap Wisnu seraya berharap Makhtab bisa ekspansi membuka toko offline ke kota-kota lain di Indonesia. (*)