Lemonilo Jejakkan Kaki di Kancah Global
Tonggak baru telah ditorehkan Lemonilo untuk memperluas ekpansi pasarnya ke kancah global. Perusahaan healthy lifestyle consumer goods di Indonesia ini telah mengekspor produk Lemonilo Ramen ke Costco, salah satu retailer terbesar di Amerika Serikat (AS).
“Costco Wholesale dipilih sebagai mitra ritel kami karena jangkauan pasar yang luas dan reputasinya sebagai ritel yang menjual produk berkualitas dalam jumlah besar,” ujar Shinta Nurfauzia, Co-CEO PT Lemonilo Indonesia.
100% Alami
Lemonilo yang berdiri 2016 ini memutuskan untuk memasuki pasar AS karena adanya dorongan permintaan produk makanan sehat di pasar tersebut. Lemonilo pun memproduksi Lemonilo Ramen yang berbasis vegan untuk pasar AS.
Tiga varian Lemonilo Ramen (Chick’n Chow Mein, Fire Chow Mein, dan Chick’n Curry Soup) kini tersedia di kawasan Metropolitan Los Angeles yang bisa didapatkan secara langsung di Costco, dan beberapa toko retail ternama lainnya seperti Pavilions, Daiso, Central Market serta secara online melalui Amazon.
Adapun diferensiasi Lemonilo Ramen sehingga Costco mau menjadi mitranya adalah karena mie ini berbeda dengan produk mie instan yang umumnya ditemui di pasar global. Lemonilo Ramen diproduksi menggunakan 100% bahan alami tanpa pengawet, tanpa MSG dan tanpa pewarna buatan. Mie ini juga diproduksi melalui proses oven dan tidak digoreng, menghasilkan mie dengan 0 gr lemak trans pada setiap kemasannya.
”Kami selalu mematuhi regulasi yang ada di tiap pasar kami beroperasi dan mendistribusikan produk Lemonilo,” kata lulusan hukum dari Universitas Indonesia dan master di Harvard Law School ini.
Lalu bagaimana Lemonilo mengadaptasi strategi branding dan pemasaran untuk pasar AS yang berbeda dari Indonesia?
Menurut Shinta, strategi pemasaran yang Lemonilo lakukan untuk pasar AS akan beradaptasi sesuai dengan preferensi dari konsumen Negeri Paman Sam. Kampanye pemasaran yang dilakukan Lemonilo adalah mempromosikan pilihan produk mie instan ramen berbasis vegan yang dapat dijangkau semua kalangan. “Promosi yang kami lakukan melalui media digital kami, yang terus kami upayakan untuk tetap relevan dan menarik konsumen di AS,” cetusnya.
Tentunya Lemonilo akan tetap mempertahankan identitasnya sebagai produk pilihan yang lebih sehat dan akan tetap dikomunikasikan secara konsisten kepada pasar AS dengan mengedepankan nilai-nilai kesehatan dan penggunaan bahan alami pada kampanye Lemonilo. Bekerja sama dengan Costco sebagai ritel ternama di AS, juga menjadi kunci kepercayaan konsumen terhadap produk Lemonilo.
“Respon pasar di AS cukup positif terhadap produk Lemonilo ramen karena sesuai dengan tren peningkatan permintaan terhadap produk vegan dan organik di AS,“ kata kelahiran 13 Juni 1988 ini tanpa menyebut angka penjualannya.
Tentunya sejumlah tantangan dihadapi Lemonilo ketika merambah pasar AS. Menurut Shinta, tantangan utama adalah perbedaan dari segi regulasi dan preferensi konsumen. Namun Lemonilo berhasil menghadapi tantangan-tantangan tersebut dengan melakukan penelitian pasar yang mendalam, kolaborasi yang erat dengan stakeholder terkait, serta pihaknya juga berhasil melakukan penyesuaian produk untuk memenuhi pasar AS.
Terus Memperluas Pasar Global
Lemonilo juga berkomitmen untuk terus memperluas jangkauannya secara global. Negara lainnya yang menjadi target utamanya saat ini adalah negara-negara Asia dan Eropa.
“Saat ini fokus kami untuk pertumbuhan berkelanjutan meliputi inovasi produk khususnya kategori snack serta ekspansi ke pasar baru secara global yang dapat menjangkau audiens lebih luas lagi,” katanya.
Hal ini sejalan dengan visi jangka panjang Lemonilo adalah menjadi pemimpin dalam produksi industri makanan sehat di Indonesia dan dapat dikenal di kancah global, salah satunya penetrasi ke pasar AS dan Eropa.
Untuk mencapai visinya tersebut, Lemonilo berkomitmen untuk terus berinovasi dalam pembuatan produk, memperluas pasar secara global, dan membangun ekosistem gaya hidup sehat yang dekat dengan konsumen dan komunitas sekitar Lemonilo.
Saat ini, Lemonilo akan terus mengembangkan inovasi untuk produk mie instan Lemonilo yang sudah cukup dikenal oleh masyarakat. Selain itu, saat ini Lemonilo juga sedang fokus untuk memperluas portofolio kategori snack sampai akhir 2024 ini.
Bicara tentang upayanya menghadapi persaingan yang semakin ketat di industrinya, Shinta mengungkapkan meski klaim produk sehat saat ini sudah banyak dimiliki oleh brand lain, Lemonilo dengan konsisten selalu memberikan produk dengan karakter yang jujur dan enak namun mengedepankan objective kesehatan. “Hal ini dibuktikan dari penggunaan bahan-bahan alami yang konsisten sedari dulu kami gunakan,” ungkapnya.
Selain itu, Lemonilo juga memanfaatkan teknologi digital dengan menggunakan berbagai kanal media sosial untuk kampanye pemasaran digital seperti Instagram, TikTok, YouTube dan Website. Selain itu Lemonilo juga menggunakan platform e-commerce untuk penjualan menjangkau konsumen yang lebih luas, termasuk ketika merambah pasar global. (*)
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.