Nestle Milo Tanam 15.000 Mangrove untuk Pelestarian Lingkungan

Penanaman 15.000 mangrove di Pantai Mangunharjo, Semarang, merupakan kontribusi Milo Activ Indonesia Race 2023 bagi masyarakat yang difokuskan pada upaya pelestarian lingkungan (Foto: Nestle Indonesia)

Nestle Milo memperkuat komitmennya dalam upaya pelestarian lingkungan, yang dilakukan dengan menyumbangkan energi baik bagi bumi lewat Gerakan Pilih Hijau.

Bekerja sama dengan Yayasan LindungiHutan dan Kelompok Tani Mangrove Lestari, perusahaan ini melakukan penanaman 15.000 mangrove di Pantai Mangunharjo, Semarang, Jawa Tengah. Langkah ini merupakan perwujudan kontribusi Milo Activ Indonesia Race 2023 bagi masyarakat yang difokuskan pada upaya pelestarian lingkungan.

Direktur Corporate Affairs & Sustainability PT Nestlé Indonesia Sufintri Rahayu mengatakan, melalui Gerakan Pilih Hijau, Nestlé Milo tidak hanya mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih sehat, aktif, dan berkarakter tangguh, namun turut berupaya melestarikan lingkungan demi generasi yang akan datang.

Penanaman 15.000 mangrove ini nantinya turut berkontribusi mengurangi serapan karbon 120.000 Kg CO2 eq (120 Ton CO2 eq) dalam satu tahun ke depan. Kegiatan ini turut mendukung inisiatif Nestlé global, Good for Planet, untuk mempercepat transisi ke sistem pangan regeneratif - yang bertujuan untuk melindungi dan memulihkan lingkungan mencapai net-zero emisi karbon pada 2050.

Pemerintah Jawa Tengah yang diwakili oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah Widi Hartanto S.T., M.T memberikan apresiasi kepada PT Nestlé Indonesia yang telah berkomitmen untuk menjaga keberlanjutan lingkungan dengan membantu melindungi, memperbaiki, dan memperbarui Bumi melalui pelestarian ekosistem mangrove.

“Apa yang dilakukan oleh PT Nestlé Indonesia, selaras dengan upaya kami dalam mengembangkan ekosistem mangrove untuk memberikan perlindungan keanekaragaman hayati dan ekosistem, serta memberikan perlindungan terhadap wilayah pesisir. Saya mengajak semua pihak, mari berkolaborasi dan bersinergi untuk mewujudkan pesisir yang lebih lestari, sehingga bisa berdampak positif bagi lingkungan dan manusia di sekitarnya,” tuturnya dalam keterangan resmi (28/07/2024).

Manajer Operasional Yayasan LindungiHutan Aminul Ichsan menambahkan, program penanaman 15.000 mangrove yang diusung Nestlé Milo diharapkan supaya mangrove yang ditanam ini dapat bermanfaat bagi masyarakat luas. “Bukan hanya di wilayah pesisir saja, serta turut meningkatkan ekonomi masyarakat dalam jangka panjang,” ucapnya.

Penanaman 15.000 mangrove tersebut dilakukan bekerja sama dengan Kelompok Tani Mangrove Lestari. “Kami berterima kasih atas komitmen Nestlé Milo dalam upaya pelestarian lingkungan terutama di daerah Mangunharjo. Penanaman mangrove ini melibatkan total 17 petani, dengan masa pengerjaan kurang lebih lima hari. Inisiatif ini menambah jumlah mangrove yang telah ditanam di seluruh Jawa Tengah, di mana saat ini sudah mencapai lebih dari 1 juta pohon. Saya berharap program seperti ini dapat terus konsisten dilakukan demi terjaganya lingkungan kita,” ujar Sururi, Ketua Kelompok Tani Mangrove Lestari yang telah menjadi menanam mangrove sejak 1997.

Yozart Zulmi, Sports Marketing Manager Nestlé Milo mengatakan, melalui Gerakan Pilih Hijau, Nestlé Milo juga berupaya dalam memberikan energi baik bagi Bumi melalui berbagai kegiatan, antara lain penanaman 3.000 pohon di Desa Bedono, Semarang, Jawa Tengah, pembuatan bangku dari hasil daur ulang kemasan Milo, lomba kreasi daur ulang Milo bagi siswa Sekolah Dasar di Indonesia dan penggunaan 100% sedotan kertas pada produk Milo UHT. (*)

# Tag