Blibli Tiket Action: Aksi Nyata Blibli untuk Lingkungan Berkelanjutan

Lisa Widodo, COO Blibli. (Foto: Ubaidillah/SWA)

Sustainability atau keberlanjutan dalam bisnis adalah sebuah pendekatan yang mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) ke dalam operasi bisnis dan telah menjadi salah satu topik paling penting dalam dunia bisnis saat ini.

Dengan berbagai tantangan lingkungan yang dihadapi dunia, mulai dari perubahan iklim hingga kelangkaan sumber daya alam, berkelanjutan tidak lagi menjadi pilihan, melainkan sebuah komitmen jangka panjang untuk menciptakan nilai yang berkelanjutan bagi perusahaan, masyarakat, dan lingkungan.

Blibli menjadi salah satu e-commerce yang meluncurkan program keberlanjutan dengan payung program ESG bernama Blibli Tiket Action. Ini selaras dengan misi untuk menjadi platform perdagangan dan gaya hidup omnichannel yang terpercaya, Blibli Tiket Action berupaya menciptakan bisnis berkelanjutan yang melibatkan karyawan, pelanggan, mitra, dan pemangku kepentingan lainnya untuk mendukung ekonomi, sosial, dan lingkungan yang positif.

Blibli berfokus pada enam ranah utama dalam program berkelanjutan yaitu penggunaan sumber daya, pengelolaan limbah, emisi, privasi data, hubungan komunitas, serta pengembangan dan pembelajaran.

Hingga saat ini, 95% dari kemasan yang digunakan Blibli adalah berbahan daur ulang dan berbasis kertas. Selain itu, Blibli telah menanam lebih dari 8.000 pohon untuk mengimbangi emisi karbon.

Kolaborasi lintas industri menjadi kunci keberhasilan upaya keberlanjutan. Dengan bekerja sama, perusahaan dari berbagai sektor dapat menciptakan dampak yang lebih besar dan lebih signifikan terhadap lingkungan dan masyarakat. Blibli berkolaborasi dengan tiga pemangku kepentingan utama: karyawan, pelanggan dan mitra.

Untuk karyawan Blibli Tiket misalnya terdapat program Fashion Take Back di Hari Bumi 2024 limbah fesyen yang terdiri dari seragam dan pakaian bekas karyawan diolah oleh mitra ecopreneur lewat konsep sirkular ekonomi menjadi barang dengan nilai guna baru.

Selain itu, karyawan juga terlibat dalam pengumpulan dan pendaurulangan sampah selama event perusahaan, mendukung pengelolaan limbah dan keberlanjutan.

"Untuk pelanggan, Blibli mengambil langkah proaktif dalam program Take Back atau pengembalian kemasan yang tidak terpakai untuk didaur ulang atau dikonversi menjadi bibit pohon (10 kemasan menjadi 1 bibit pohon). Blibli juga mengajak mitra untuk mengadopsi praktik ramah lingkungan dengan menyediakan opsi pengiriman menggunakan kendaraan listrik untuk mengurangi emisi karbon” ujar Co-Founder dan COO Blibli Lisa Widodo, Selasa (30/7/2024). (*)

# Tag