Pembiayaan Kendaraan Listrik di Adira Finance Capai Rp178 Miliar
Kendaraan listrik di Tanah Air tengah mengalami pertumbuhan signifikan. Permintaan akan kendaraan listrik membuat pembiayaan di lini otomotif ini juga naik signifikan, tak terkecuali di PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) atau Adira Finance. Sepanjang semester pertama tahun ini, pembiayaan kendaraan listrik perseroan mencapai Rp178 miliar.
Sementara itu, per April 2024, posisi penyaluran kredit kendaraan listrik ADMF mencapai Rp108 miliar. Pada akhir tahun 2023, perseroan menyalurkan kredit kendaraan listrik senilai Rp189 miliar, meningkat 538% dibandingkan pada 2022 Rp29,6 miliar.
“Pemberian kredit untuk kendaraan listrik ini sebagai bagian dari komitmen terhadap transisi energi bersih di Indonesia. Adira menyediakan pembiayaan untuk kendaraan listrik (EV), mencakup sepeda motor dan mobil, melalui kerja sama dengan berbagai merek dan dealer kendaraan listrik,” kata Direktur Utama Adira Finance, Dewa Made Susila, Kamis (1/8/2024).
Selain menggarap pembiayaan otomotif, perseroan terus mengembangkan bisnis non-otomotif seperti pinjaman multiguna. Sepanjang semester pertama tahun ini, perusahaan mencatat pertumbuhan pembiayaandi segmen non-otomotif sebesar 21% atau menjadi Rp4,6 triliun. Pembiayaan multiguna berkontribusi terbesar dalam pembiayaan non-otomotif perusahaan.
Selain itu, ADMF mencatatkan pembiayaan baru di segmen syariah sebesar Rp4,3 triliun atau mewakili 22% dari total pembiayaan baru. Untuk dapat mendorong pertumbuhan pembiayaan syariah, Adira Finance akan terus melakukan kegiatan pemasaran, ekspansi dari kanal-kanal penjualan di komunitas syariah, serta memaksimalkan penjualan produk syariah khususnya non-otomotif seperti produk AMANAH (Adira Multi Dana Syariah). (*)