Dus Duk Duk dan LindungiHutan Bermitra Tanam Mangrove di Benoa dan Belitung
Produsen kardus dari serat daur ulang, Dus Duk Duk, menjalin kerja sama dengan LindungiHutan untuk program pelestarian lingkungan pada Kamis (25/9/2024). Kegiatan tersebut diwujudkan dalam aksi penanaman 876 bibit mangrove di Teluk Benoa, Badung, Bali dan penanaman mangrove di Pesisir Belitung, Kabupaten Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung.
CEO Dus Duk Duk, Arief Susanto, menjelaskan kerja sama dengan LindungiHutan terjalin karena kesamaan visi soal kepedulian terhadap lingkungan.“Kami percaya bahwa kegiatan lingkungan yang dilakukan oleh LindungiHutan merupakan realisasi nyata dari misi berkolaborasi untuk bumi,” kata Arief dalam keterangan resmi yang dikutip pada Jumat (27/9/2024).
Arief menambahkan, pelayanan LindungiHutan termasuk cepat, tanggap, dan memiliki platform yang dapat diandalkan. Hal ini memudahkan perusahaan untuk aktif mendukung kelestarian hutan di berbagai daerah.
Perusahaan juga meyakini, kesadaran lingkungan tidak hanya penting bagi kelestarian alam, tetapi juga untuk keberlanjutan bisnis.“Di era ini, bisnis yang berkelanjutan tidak hanya ditopang dari pendapatannya saja, tetapi juga bagaimana visi, misi, serta profitabilitas berkolaborasi dengan aspek lingkungan dan sosial,” tambah Arief.
Dus Duk Duk, yang beroperasi sejak 2013 itu, memproduksi kardus ramah lingkungan. Produk tersebut berupa kursi kardus dengan kapasitas menahan beban hingga 136 kg dengan sistem bongkar pasang. Selain kursi kardus, perusahaan juga memproduksi mainan edukasi untuk anak-anak, wadah, perlengkapan visual, instalasi, hingga dekorasi. (*)