Pospay, Bukti Transformasi Digital Pos Indonesia
PT Pos Indonesia melakukan proses transformasi digital dari segi logistik dan operasional sejak empat tahun belakangan ini. Hasil transformasi itu mengubah PT Pos Indonesia menjadi Pos Indonesia Integrated National Distribution (PosIND). Melalui digitalisasi, kini pelayanan PosIND menghadirkan aplikasi Pospay dengan berbagai fitur lengkap.
Untuk logistik, PosIND sudah terintergrasi dengan 4.800 kantor cabang di penjuru Indonesia dan lebih dari 100 ribu agen kurir logistik. Penggunaan Pospay, memudahkan para konsumen agar cukup mengawasi pengiriman barang secara daring dan real-time. Kurir akan menjemput barang ke rumah dan langsung mengantar ke tujuan sesuai pesanan.
Konsumen kini tak perlu lagi bolak-balik mendatangi kantor pos untuk mengurus kiriman barang. Untuk barang yang sudah sampai di tujuan, kurir harus memotret dan biotangging sebagai bukti dan mitigasi menghadapi komplen dari konsumen.
Tak hanya logistik, Pospay juga dilengkapi fitur keuangan. Zaman dulu, konsumen senantiasa memakai layanan wesel dengan kertas surat perintah yang bertimbun. Dahulu perlu mengantre di loket untuk memberikan wesel, kini Pospay bekerjasama dengan sejumlah bank agar memudahkan konsumen menarik uangnya sesuai bank yang dipakai oleh mereka.
Direktur Operasi dan Digital Services PT Pos Indonesia, Hariadi, mengatakan pihaknya masih setia melakukan layanan permintaan penjemputan barang sehingga ini yang menjadikan keunggulan tersendiri ketika disandingkan dengan sejumlah kompetitor. Bahkan PosIND juga sudah masuk menjadi anggota Universal Postal Union, sebuah pos tingkat global yang beranggotakan lebih dari 100 negara.
Hariadi pun lantas memetik hasil manis dari transformasi digital tersebut. Berdasarkann kinerja rasio loss, PosIND berada di bawah 2 Part per Million (PPM). "Kami mencetak laba bersih, sekaligus rekor baru laba bersih tertinggi perusahaan, sebesar Rp728 miliar sepanjang 2023, meningkat 28 persen dibanding 2022 yang mencapai Rp650 miliar," ucapnya, Rabu (2//10/2024). (*)
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.