Para Direksi BTPN Berpaspor Jepang Alihkan Sahamnya

Ilustrasi Bank BTPN

Para direksi PT Bank BTPN Tbk (BTPN) melakukan transaksi pengalihan saham pada 25 September 2024. Pengalihan saham itu dilakukan di harga Rp2.410 per unit, dengan total jumlah saham yang dialihkan sebesar 10.500 unit. Sejumlah direksi BTPN yang terlibat adalah Keishi Kobata, Atsushi Hino, dan Kaoru Furuya yang merupakan kewarganegaraan Jepang. Kemudian, disusul sejumlah direksi perusahaan berkewarganegaraan Indonesia, antara lain Hanna Tantani, Merisa Darwis, Dini Herdini, dan Darmadi Sutanto.

“Tujuan transaksi adalah untuk pelaksanaan program material risk taker,” tegas Corporate Secretary Bank BTPN, Eneng Yulia Andriani ,dalam keterbukaan informasi pada Kamis (3/10/2024).

Secara rinci, transaksi pengalihan saham tersebut dilakukan oleh masing-masing direksi. Adapun Kobata dan Hino masing-masing mengalihkan saham sebanyak 1.500 unit di harga Rp2.410 per unit pada 25 September 2024. Setelah transaksi ini, masing-masing porsi kepemilikan saham para direksi menjadi 1.500 unit. Sementara itu, transaksi pengalihan saham tersebut membuat porsi kepemilikan saham Furuya di BTPN menjadi 4.500 unit, dari yang sebelumnya 3.000 unit.

Adapun transaksi pengalihan saham yang dilakukan Hanna pada 25 September 2024, membuat porsi kepemilikannya di BTPN menjadi 0,002% atau 149.654 unit. Sementara porsi kepemilikan saham Merisa menjadi 0,003% atau 223.858 unit, Dini menjadi 0,001% atau 120.072 unit, dan Darmadi menjadi 0,001% atau 90.620 unit.

Saat ini, Bank BTPN telah mengubah nama perseroan menjadi PT Bank SMBC Indonesia. pengubahan nama itu telah direstui oleh para pemegang saham di Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Agustus 2024. Harga saham BTPN pada perdagangan hari ini ditutup pada Rp2.360 turun (*)

# Tag