4 dari 5 Calon Wirausaha di Indonesia Berencana Merintis Usaha Kecil

Herbalife, merilis temuan dari Asia Pacific Business of Wellness Survey yang menjabarkan kondisi ekonomi saat ini dan mengidentifikasi lebih dari empat dari lima (86%) calon pengusaha di Indonesia berencana merintis usaha kecil dalam 18 bulan ke depan. Selain itu, terdapat sentimen positif terhadap kewirausahaan dengan 87% responden menyatakan optimisme mengenai peluang usaha dalam beberapa bulan mendatang.

Director & General Manager Herbalife Indonesia, Oktrianto Wahyu Jatmiko, mencermati optimisme calon pengusaha kecil di Indonesia untuk memulai atau merintis usaha. Dia menjelaskan survei ini mengungkapkan sebagian besar wirausahawan di Indonesia bersikap optimis terhadap proyeksi bisnis di tahun ini yang lebih solid jika dibandingkan tahun sebelumnya.

Sebagian besar wirausahawan di Indonesia atau 91% dari responden di survei ini mempertimbangkan penjualan langsung sebagai pilihan bisnis yang potensial. "Sebagai perusahaan kesehatan dan gaya hidup yang lekat pada nilai kewirausahaan, kami berkomitmen untuk membina wirausahawan dengan menciptakan peluang mengembangkan potensi mereka," ujar Oktrianto pada keterangannya yang dilansir swa.co.id di Jakarta, Jumat (4/10/2024).

Herbalife Indonesia menyebutkan 99% pengusaha yang disurvei di Indonesia mengharapkan bisnis mereka menjadi lebih kuat pada tahun 2024 dibandingkan tahun sebelumnya. Oktrianto mengatakan saat ini ada tiga tantangan terbesar yang dihadapi pemilik usaha yaitu mempertahankan pelanggan mereka (32%), kemampuan untuk menghasilkan pendapatan di tengah kenaikan inflasi (29%), dan mempertahankan kelangsungan bisnis, yang membutuhkan lebih banyak jam kerja daripada yang dapat mereka kelola (26%).

Lebih lanjut, dia memaparkan bahwa di Indonesia, pengeluaran untuk produk dan layanan kesehatan serta kebugaran terus meningkat. Menurut temuan survei, separuh (50%) responden Indonesia yang mengeluarkan biaya untuk produk kesehatan dan kebugaran berencana meningkatkan pengeluaran mereka di sektor ini pada tahun 2024, dengan sekitar dua pertiga (62%) dari mereka berencana untuk meningkatkan pengeluaran mereka sebesar 25% atau lebih.

Beberapa responden Indonesia berencana meningkatkan pengeluaran untuk kesehatan dan kebugaran, dua kategori utama yang ingin mereka tingkatkan adalah suplemen (75%) dan kelas kebugaran (35%).

Survei ini menyebutkan model bisnis yang disukai pengusaha saat ini yaitu model penjualan langsung (direct selling) paling tinggi di antara kelompok usia Gen Z (70%) dan Milenial (65%). Penjualan langsung juga dipandang positif oleh calon pemilik usaha di Indonesia (91%), Filipina (86%), Vietnam (87%), Thailand (77%), dan Malaysia (62%).

Untuk diketahui, survei ini diselenggarakan oleh Herbalife dan dilakukan oleh Talker Research pada bulan Juni 2024. Survei ini meneliti ambisi dan peluang kewirausahaan serta tren pengeluaran kesehatan dan gaya hidup di Asia Pasifik (APAC). Survei ini melibatkan 8.000 responden dari 11 negara, termasuk Australia, Hong Kong, Indonesia, Jepang, Korea, Malaysia, Filipina, Singapura, Taiwan, Thailand, dan Vietnam. (*)

# Tag