Mahasiswa S1 Bisa Dapat Dana Riset dari Indofood (INDF), Simak Caranya!

Tangkapan layar : Istimewa.

PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) atau Indofood membuka Program Indofood Riset Nugraha (IRN) 2024-2025. Program ini menerima proposal penelitian dari mahasiswa-mahasiswa tingkat akhir yang akan menyelesaikan studi strata 1-nya. Program ini terbuka untuk teknologi pangan dan seluruh program studi.

Indrayana, Wakil Kepala Divisi Corporate Communications Indofood, mengatakan ancaman krisis pangan maupun masalah kesehatan membuka peluang kepada seluruh pihak untuk mengeksplorasi potensi pangan fungsional di Indonesia. “Kami ajak mahasiswa yang akan menyelesaikan tugas akhirnya untuk bersama-sama berkontribusi pada upaya-upaya meningkatkan kesehatan masyarakat melalui pangan fungsional menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Indrayana pada pemaparan virtual di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Indrayana menyampaikan Program IRN yang berlangsung lebih dari 18 tahun itu mendorong minat riset generasi muda. Program ini menitikberatkan bantuan dana riset, khususnya di bidang pangan. Harapannya, dana riset ini menyokong mahasiswa menyelesaikan studinya sekaligus melahirkan generasi peneliti unggul yang jujur dan kreatif. IRN memberikan dana riset dan pendampingan dari Tim Pakar selama mahasiswa melakukan penelitian.

Program IRN pada 2023 menerima sekitar 600 proposal, meningkat 40% dari tahun sebelumnya dan masih didominasi oleh universitas-universitas dari wilayah barat Indonesia. “Kami berharap akan semakin banyak pula mahasiswa dari wilayah lainnya,” Indrayana berharap.

Program IRN bisa diikuti oleh semua jurusan karena cakupan penelitian meliputi Agro-Teknologi (Budidaya), Teknologi Proses/Pengolahan, Gizi dan Kesehatan Masyarakat serta Sosial Budaya, Ekonomi dan Pemasaran. Semua Proposal yang masuk akan diseleksi oleh Tim Pakar IRN. Tim Pakar IRN bersama manajemen Indofood melaksanakan sosialisasi secara virtual mengenai program IRN periode 2024 – 2025.

Pada sosialisasi program IRN beberapa waktu lalu, Tim Pakar IRN, Prof. Dr. Ir. Ambaryanto, MSc., mengungkapkan tips untuk dapat menerima dana riset. "Hal-hal ini penting untuk diperhatikan. Pertama adalah kesesuaian proposal dengan tema program. Tahun ini tentang pangan fungsional, maka baik di judul maupun pada latar belakang harus dapat terlihat fungsionalnya. Kemudian, harus sesuai dengan ketentuan, kelengkapan proposal dan kelayakan dana penelitian. Tak kalah penting perhatikan tanggal submitnya. Batas akhir penerimaan proposal adalah 21 Oktober 2024,” ujarnya.

Objek penelitiannya adalah sumberdaya alam darat dan laut berbasis potensi dan kearifan lokal meliputi produk petanian, perkebunan, kehutanan, perikanan, kelautan, peternakan dan air. Sedangkan, cakupan bidang penelitian meliputi Agro-Teknologi (Budidaya), Teknologi Proses/Pengolahan, Gizi dan Kesehatan Masyarakat serta Sosial Budaya, Ekonomi dan Pemasaran.

IRN ini adalah salah satu program Corporate Social Responsibility (CSR) Indofood yang bergulir sejak 2006. Hingga saat ini Program IRN telah mendanai lebih dari 1.000 proposal penelitian. :Kami berharap, semakin banyak mahasiswa mengikuti program ini dan termotivasi untuk mencari ide-ide kreatif untuk mencari sumber pangan yang diteliti dan mengungkap khasiat maupun keunggulan lain dari sumber pangan yang ada di sekitar kita. Program IRN ini sekaligus menjadi kontribusi nyata generasi muda bagi ketahanan pangan Indonesia,” ujar Indrayana. Harga saham INDF sejak awal tahun ini hingga 4 Oktober 2024 naik sebesar 9,30%, menjadi Rp7.050. (*)

Adapun cara mengikuti program IRN:

*Proposal diajukan kepada Sekretariat Panitia IRN, dikirim ke email: indofoodrisetnugraha.indofood @indofood.co.id.

*Penelitian diajukan dalam rangka penyelesaian tugas akhir.

*Sesuai dengan tema Program IRN yaitu : Pangan Fungsional Berbasis Potensi dan Kearifan Lokal - Format atau sistematika proposal sesuai.

*Penelitin dilakukan sesuai dengan bidang studi pengusul.

*Proposal wajib mendapatkan persetujuan Dosen Pembimbing/Dekan, disertai dengan cap lembaga (halaman pengesahan dan surat pernyataan peserta).

*Jangka waktu penelitian paling lama satu tahun.

*Penelitian dilakukan dalam wilayah Republik Indonesia.

*Menyertakan riwayat hidup lengkap Peneliti dan Dosen Pembimbing.

*Batas pengumpulan terakhir : 21 Oktober 2024*Pengumuman penerima dana IRN : November 2024. (*)

# Tag