Samsung Innovation Campus, AI Canggih Garapan Sang Jawara

PT Samsung Electronics Indonesia menyelenggarakan Samsung Innovation Campus Batch 5, yang terdiri dari kategori SMA dan kategori Univesitas. Para jawara masing-masing membawa pulang hadiah produk Samsung senilai Rp55 juta dan sertifikat resmi dari Samsung Indonesia serta lembaga internasional. Jawara tersebut berasal dari Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia Tanah Laut, Kalimantan Selatan dan BINUS University.

Head of MX B2B Innovation Lab, Samsung R&D Institute Indonesia, Banu Pribadi mengatakan Samsung Innovation Campus mendukung generasi muda mengasah keterampilan karir. Program tersebut memberikan pelatihan seperti coding & programming , IoT, dan AI, serta soft skill. “ Di tahap akhir, para peserta yang lolos ke babak lanjutan wajib mengembangkan ide solusi mereka menjadi prototipe produk yang dapat diaplikasikan untuk menjawab berbagai isu di masyarakat,” ucapnya di Jakarta, pada Jumat pekan ini.

Adapun produk inovasi garapan Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia Tanah Laut: Bioner-S. Produk satu ini generator berbahan bakar biomassa dari limbah bonggol jagung sehingga kebutuhan listrik para petani jagung dapat diatur dari jarak jauh hanya dengan ponsel pintar. Bioner-S mempadukan teknologi IoT dan AI untuk deteksi uap, suhu dan tegangan listrik. Bioner-S mampu menghasilkan 50 ton biomassa per hektar.

Sedangkan Binus University menciptakan inovasi Daely, sebuah sistem pendeteksi kantuk berbasis AI dan IoT untuk pengemudi. Ada tiga fitur Daely: Monitoring untuk memantau kondisi pengemudi, Mekananisme Bertahap yang diaktifkan mampu memberikan peringatan sesuai level kantuk, dan dashboard berbasis web untuk memantau pola dan aktivitas pengemudi secara real-time. (*)

# Tag