41 Juta Generasi Sandwich Sulit Punya Rumah, Pinhome Tawarkan Solusi Ini
Film Home Sweet Loan yang tengah tayang di bioskop menyoroti perjuangan generasi sandwich dalam meraih impian memiliki rumah. Kaluna (tokoh utama) adalah anak bungsu yang tinggal di rumah bersama keluarga besarnya. Keadaan ini membuatnya bermimpi punya rumah sendiri. Sayangnya, keinginan tersebut tidak mudah untuk ia capai karena memaksanya untuk memilih antara keluarga atau cita-cita memiliki rumah sendiri.
Kondisi di film tersebut sama dengan yang terpotret dalam laporan Pinhome dan YouGov berjudul Langkah Generasi Sandwich Menuju Kepemilikan Properti. Laporan ini mengungkap bahwa terdapat 41 juta generasi sandwich di Indonesia, baik vertikal (menopang anak dan orangtua) dan horizontal (menopang orangtua dan saudara) memiliki motivasi tinggi untuk punya rumah namun sulit, terganjal dengan kondisi keuangan yang terbatas dengan tanggungan yang tidak ringan.
Dalam laporan ini, mayoritas memiliki motivasi tinggi untuk memiliki rumah, didorong oleh kebutuhan keluarga (49%) dan juga stabilitas (48%). Laporan ini menggabungkan data dari Pinhome dan riset secara daring terhadap 400 responden dari berbagai kelas sosial ekonomi di seluruh Indonesia yang mewakili populasi dari generasi sandwich yang ingin atau telah memiliki properti.
"Kami menyadari bahwa generasi sandwich menghadapi tantangan besar dalam mewujudkan mimpi memiliki rumah, karena harus menopang keluarga sekaligus mengejar impian pribadi. Oleh karena itu, Pinhome hadir untuk membuka akses bagi seluruh masyarakat, termasuk generasi sandwich untuk memiliki properti pertama,” kata Dayu Dara Permata, Founder dan CEO Pinhome, Selasa (8/10/2024).
Laporan ini juga mengidentifikasi tiga tantangan utama yang dihadapi generasi sandwich dalam memiliki rumah yaitu: menemukan properti yang tepat, biaya tambahan yang berlebihan dan tidak transparan, serta cicilan yang tinggi.
Pinhome sendiri memiliki berbagai solusi tepat untuk berbagai tantangan tersebut, dimulai dari jutaan listing properti untuk memudahkan pencarian, simulasi KPR yang transparan dan jelas menampilkan seluruh biaya terkait, hingga fitur PinValue untuk penilaian harga pasaran properti.
“Ke depannya Pinhome akan menyediakan lebih banyak lagi solusi bagi generasi sandwich yang ingin memiliki properti, dimulai dari program edukasi komprehensif untuk menjawab kebutuhan generasi sandwich terhadap penasihat keuangan, penilai properti dan berbagai topik lainnya,” tutup Dara. (*)