Kemendag dan Lazada Berkolaborasi Mengkreasikan UMKM Yang Go Digital

Kementerian Perdagangan (Kemendag) memberikan penghargaan kepada 25 UMKM terbaik dalam program UMKM Jago di Jakarta, pada awal pekan ini. Mereka mendapatkan bantuan modal dari Kemendag. Pemenang UMKM tersebut dipilih berdasarkan pengikut di Instagram dan omset yang didapat.

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Moga Simatupang, mengatakan UMKM memilliki peranan penting untuk adaptif terhadap perkembangan teknologi. UMKM Jago merupakan hasil kolaborasi Kemendag dengan Lazada Indonesia dan akselerator Lampu.id. Mereka melatih berbagai UMKM tentang implementasi teknologi digital dalam proses kewirausahaan, pengembangan kualitas produk, perizinan usaha, reputasi produk, hingga adopsi teknologi digital lain seperti kecerdasan buatan (AI).

Sebanyak 1.134 pelaku UMKM mendaftar program UMKM JAGO, lanjut Moga, namun yang berhasil lolos ada 250 pelaku. Sebab semua UMKM tersebut harus diseleksi selama mengikuti masa pelatihan berdasarkan kriteria inovasi, performa digital, adopsi teknologi, kualitas produk,dan pertumbuhan usaha secara keseluruhan.

“Selain pelatihan dari mentor, peserta juga belajar dari satu sama laindenganberbagai pengalaman dan inspirasi. Penguatan ekosistem ini penting untuk membantu UMKM menghadapi tantangan transformasi digital yang semakin kompleks,” ucapnya dalam siaran pers yang dikutip swa.co.id di Jakarta, Rabu (9/10/2024).

Sebelumnya, Kemendag memfasilitasi program UMKM bertajuk Go Digital (JAGO) yang sudah diselenggarakan pada 27 Agustus-18 September 2024 lalu. Hal ini bukti komitmen Kemendag untuk mendukung UMKM Indonesia untuk terus berinovasi, bekerja efisien, meningkatkan daya saing digital hingga perluasan pangsa pasar. (*)

# Tag