Startel Communication Lepas 206,31 Juta Saham di Jaya Trishindo (HELI)

Ilustrasi jasa angkut udara via helikopter. Foto Somchai Kongkamsri/Pexels.

PT Startel Communication melakukan penjualan saham PT Jaya Trishindo Tbk (HELI) sebanyak 206,31 juta saham di harga Rp270 per unit. Transaksi yang dilakukan pada 4 Oktober itu membuat porsi kepemilikan Startel terhadap HELI berkurang menjadi 23,05%.

Lebih rinci, pengendali emiten yang bergerak di bidang angkutan udara niaga tidak terjadwal itu melakukan transaksi penjualan saham sebanyak 27,77%. Sehingga porsi kepemilikan saham Startel sesudah transaksi sebanyak 23,05% atau 191,99 juta unit saham.

“Tujuan transaksi untuk divestasi,” tegas Direktur Utama Jaya Trishindo, Ediwn Widjaja pada keterbukaan informasi yang dikutip di Jakarta, Kamis (10/10/2024).

PT Startel Communication yang merupakan perusahaan asal Indonesia tersebut merupakan pengendali HELI yang memiliki status kepemilikan saham secara langsung.

Menurut laporan keterbukaan informasi yang terbit pada 7 Oktober 2024, saat ini pemegang saham sekaligus pengendali HELI antara lain PT Startel Communication dan PT Komala Tri Varia yang masing-masing memiliki porsi kepemilikan saham sebanyak 398,30 juta saham atau 47,82% dan 170,7 juta atau 20,5%. (*)

PT Jaya Trishindo Tbk atau dikenal Jati Group didirikan sejak tahun 2007. Perusahaan ini menyediakan jasa sewa helikopter untuk angkutan VIP, survei udara, pengeboman air kebakaran, hingga kargo eksternal. Perusahaan ini memiliki anak perusahaan yang bergerak di bidang operasional helikopter, perekrutan kru, dan jadwal pemeliharaan helikopter, yaitu PT Komala Indonesia.

Pada semester I/2024, HELI mencetak laba bersih sebesar Rp1,74 miliar, kondisi ini berbalik untung dibandingkan pada semester I/2023 yang mencetak rugi sebesar Rp10,92 miliar. Adapun pendapatan bersihnya sebesar Rp58,15 miliar, naik 293,55% dari periode sebelumnya sebesar Rp14,76 miliar.

Kemudian, pendapatan bersih itu berasal dari jasa helikopter dan jasa lainnya. Sementara berdasarkan geografi, jasa helikopter area Pekanbaru (Riau) menyumbang pendapatan perusahaan, disusul oleh area Papua dan Kalimantan, dan lain-lain.

Adapun pelanggan HELI adalah PT Satria Perkasa Agung, PT Arara Abadi, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), PT Putera Manunggal Perkasa, Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro, PT Permata Putera Mandiri, PT Weststar Aviation Indonesia, PT Elang Langit Papua, dan perusahaan lainnya.

# Tag