Xl Axiata (EXCL) dan Kementerian PPPA Memberdayakan Perempuan di Lapas Kerobokan Bali

(Ketiga dari kiri) Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga dan Presiden Direktur & CEO PT XL Axiata Tbk, Dian Siswarini (ketiga dari kanan) di sela-sela penandatanganan MoU peluncuran program She Inspire di Lapas Kerobokan, Bali, pada Senin (14/10/2024). (Foto : Istimewa).

PT XL Axiata Tbk (EXCL) dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) berkolaborasi meluncurkan Program pemberdayaan perempuan Sisternet pada program She Inspire di Lapas Perempuan Kerobokan, Bali, Senin (14/10/2024). Program ini dirancang untuk mendukung warga binaan perempuan dengan pelatihan keterampilan bisnis dasar serta program pendampingan yang berlangsung hingga April 2025.

Program ini bertujuan untuk membantu warga binaan perempuan mengatasi tantangan sosial dan ekonomi melalui pemberdayaan keterampilan, dukungan psikologis, dan bimbingan kewirausahaan menghadapi tantangan sosial-ekonomi dan kembali ke masyarakat serta memiliki keterampilan.

Pada kesempatan ini, XL Axiata dan Kementerian PPPA menyepakati penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) sebagai perekat untuk menjalin komitmen untuk meningkatkan pemberdayaan perempuan berbasis teknologi dan pelatihan. Ruang lingkup MoU meliputi penyediaan pelatihan kewirausahaan, pembuatan materi komunikasi edukatif, serta pertukaran informasi yang relevan dengan misi pemberdayaan perempuan.

MoU ini mencakup program tambahan yang disepakati oleh kedua pihak untuk mendukung perempuan di Indonesia, khususnya mereka yang mengalami kendala sosial dan ekonomi. Menteri PPPA, Bintang Puspayoga, menjabarkan data Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia yang mencatat jumlah narapidana perempuan di 2023 itu sebanyak 10.013 orang atau sekitar 4,8% dari jumlah total narapidana. "Kementerian PPPA sudah melakukan pelatihan pemberdayaan perempuan kepada sekitar 500 Warga Binaan Pemasyarakatan Perempuan (WBPP), khususnya mereka yang masa tahanannya sebentar lagi akan selesai. Hal ini dilakukan agar WBPP ini memiliki bekal dan bisa melanjutkan hidup yang mandiri dan bermanfaat setelah keluar dari lapas," ujar Bintang Puspayoga pada keterangannya yang dikutip swa.co.id pada Selasa (15/10/2024).

Dian Siswarini, Presiden Direktur & CEO XL Axiata, mengatakan kolaborasi perseroan dan Kementerian PPPA ini merupakan realisasi dari komitmen XL Axiata untuk mendukung pemberdayaan perempuan Indonesia di berbagai lapisan masyarakat, terutama mereka yang mengalami keterbatasan akses.

Manajemen XL Axiata meyakini perempuan memiliki potensi luar biasa untuk menjadi agen perubahan dalam masyarakat. “Kami pada program Sisternet, She Inspire ini berupaya memberdayakan perempuan di Lapas Kerobokan dan lapas-lapas lainnya untuk bisa meraih masa depan yang lebih baik dengan keterampilan dan kepercayaan diri yang kuat,” ujar Dian.

She Inspire, sebagai inti dari program Sisternet ini, merupakan platform pelatihan komprehensif yang memberikan peserta kesempatan untuk belajar dan berkembang, serta membangun keterampilan yang diperlukan untuk menjalani kehidupan yang lebih produktif.Program ini mencakup berbagai kelas pelatihan mulai dari keterampilan usaha, pendidikan, konseling psikologis, hingga pengembangan usaha kecil dan menengah (UMKM).

Warga binaan perempuan dibekali keterampilan seperti kewirausahaan, manajemen usaha kecil, dan konseling psikologis. Program ini sudah membantu lebih dari 100 perempuan binaan membuka usaha mandiri setelah mereka bebas. Selain aspek ekonomi, program itu memberikan dukungan mental dan emosional yang sangat penting kepada perempuan di lembaga pemasyarakatan.

Pendekatan ini dirancang untuk mendorong kepercayaan diri mereka dan mempersiapkan mereka menghadapi tantangan pasca pembebasan, termasuk stigma sosial yang kerap melekat.Program ini akan dilaksanakan di Lapas Perempuan di sembilan kota lainnya di Indonesia, antara lain di Tangerang, Lampung, Makassar, Lombok, Bandung, Malang, Yogyakarta, Medan, dan Padang.

Dengan cakupan yang luas, program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi perempuan yang sedang menjalani masa pemasyarakatan di berbagai wilayah Indonesia. Setiap lapas akan dilengkapi dengan kelas-kelas pelatihan yang mencakup bimbingan teknis dan sesi motivasi, serta dukungan moral untuk membantu peserta mengatasi tantangan emosional dan psikologis.

Pada inisiatif She Inspire, XL Axiata dan Kementerian PPPA berharap dapat membekali peserta dengan keterampilan yang bakal meningkatkan kemandirian finansial, mendukung perkembangan personal dan sosial para perempuan tersebut.Harga saham EXCL sejak awal tahun ini hingga 14 Oktober 2024 (year to date) melonjak sebesar 14,50% atau menjadi Rp 2.290. (*)

# Tag