BNI Salurkan Kredit Rp735 Triliun di Kuartal III-2024

Direktur Utama BNI, Royke Tumilaar di paparan publik virtual di Jakarta, Jumat (25/10/2024) (Tangkapan layar : Sri Niken Handayani/SWA).

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) pada kuartal III/2024 menyalurkan kredit senilai Rp735 triliun atau tumbuh 9,5% dibandingkan periode yang sama di 2023. Laba bersih BNI mencapai Rp16,3 triliun.

Direktur Utama BNI Royke Tumilaar mengatakan pertumbuhan kredit ini ditopang oleh segmen berisiko rendah. Dia mengungkapkan kredit korporasi blue chip, baik dari sektor swasta maupun BUMN serta institusi pemerintah, kredit konsumer, dan kontribusi dari perusahaan anak menjadi sumber pertumbuhan terbesar. ”Fokus transformasi kami tahun ini telah memperbaiki struktur dana pihak ketiga dan kami berharap diversifikasi sumber dana ini akan lebih baik lagi ke depan,” ujar Royke di Jakarta, Jumat (25/10/2024).

Pertumbuhan ini didorong oleh segmen korporasi yang mencatat kenaikan sebesar 15,1% atau menjadi Rp409,2 triliun. Selain itu, segmen konsumer secara keseluruhan mencatat pertumbuhan 14,6%, menjadi Rp137 triliun, dengan kredit personal (payroll) dan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) sebagai pendorong utama. Tahun ini untuk segmen menengah dan kecil masih difokuskan dalam hal perbaikan credit underwriting sehingga kedua segmen ini akan siap menjadi diversifikasi pertumbuhan kredit BNI tahun depan.

Sebagai hasil dari akselerasi kredit pada segmen berisiko rendah, kualitas aset BNI terus membaik, ditandai dengan rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) yang berhasil dipertahankan di level 2% pada kuartal III-2024. Kredit berisiko atau loan at risk (LaR) membaik menjadi 11,8%, sehingga Cost of Credit (CoC) dapat terjaga pada kisaran 1%. Beban provisi juga turun sebesar 19,7% atau menjadi Rp5,4 triliun.

Penyaluran kredit BNI yang sehat juga di-support oleh pertumbuhan dana CASA (giro dan tabungan). Per September 2024, BNI mencatatkan pertumbuhan CASA sebesar 5,5%. Peningkatan ini ditopang oleh tabungan yang mampu tumbuh solid 7,4% .

Royke menyampaikan kinerja solid BNI pada kuartal III-2024 mencerminkan kemampuan perusahaan dalam menghadapi tantangan ekonomi baik domestik maupun global. "Transformasi bisnis yang kami lakukan secara konsisten telah memperkuat fundamental BNI, sehingga memungkinkan kami untuk menangkap peluang dalam mempercepat pertumbuhan," ujar Royke. Harga saham BBNI sejak awal tahun ini hingga 25 Oktober 2024 (year to date) menjadi Rp5.650 atau tumbuh sebesar

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag