FIF Group Implementasikan SDG's, Gaungkan Deteksi Dini Kanker Payudara

Direktur FIFGROUP, Esther Sri Harjati (tengah) didampingi oleh Environment Health Safety, Social Responsibility & Sustainability Management Department Head, Charles DW Simaremare (kanan), saat berbincang dengan pemenang doorprize sepeda motor Honda EM1 yang merupakan seorang penyintas kanker payudara pada acara Pink Walk - Indonesia Goes Pink 2024, di Lobby Plaza Indonesia, Jakarta, pada Minggu, (27/10/2024). (Foto : FIF Group).

PT Federal International Finance (FIF Group), anak perusahaan PT Astra International Tbk dan bagian dari Astra Financial, mendukung pelaksanaan Pink Walk - Indonesia Goes Pink 2024 yang diselenggarakan oleh Lovepink Indonesia di Lobby Plaza Indonesia, Jakarta, pada akhir pekan lalu. FIF Group memberikan dukungan melalui pemberian hadiah doorprize berupa satu buah sepeda motor listrik Honda EM1 yang diberikan langsung oleh Direktur FIF Group, Esther Sri Harjati, kepada pemenang doorprize di Lobby Plaza Indonesia.

Love Pink Indonesia bergandeng tangan dengan Corporate Social Responsibility (CSR) FIF Group melalui Pilar FIF Group Sehat serta berkolaborasi bersama Unit Kegiatan Karyawan (UKK) FIF Group Runners. Kegiatan ini mengajak karyawan FIFGROUP dan masyarakat untuk melakukan gerakan langkah kecil berkelanjutan dalam semangat mencegah kanker payudara sambil menggunakan atribut serba warna pink."FIF Group sangat menyadari pentingnya keterlibatan semua pihak dalam upaya pencegahan dan kesadaran kanker payudara. Melalui semangat ini, kami berkomitmen untuk mendukung kegiatan Pink Walk dalam gelaran Indonesia Goes Pink 2024,” tutur Esther pada keterangannya di Jakarta, Minggu (27/10/2024).

FIF Group meyakini berbagai kegiatan yang diadakan oleh Love Pink Indonesia ini dapat menginspirasi semua kalangan yang mengunjungi acara ini untuk berperan dalam mewujudkan visi Indonesia bebas kanker payudara stadium lanjut pada tahun 2030 sekaligus mendukung implementasi Sustainable Development Goals (SDG's) nomor 3 Good Health and Well-Being, nomor 5 Gender Equality dan Nomor 17 Partnership for the Goals.

Pink Walk yang diadakan di Plaza Indonesia ini merupakan kampanye peduli kanker payudara berwujud parade di jalan protokol bersama para warrior dan survivor kanker payudara, dengan mengenakan kostum dan atribut serba pink yang meriah.

“Terima kasih banyak kepada FIFGROUP yang luar biasa memberikan dukungan kepada Love Pink di event Pink Walk-Indonesia Goes Pink 2024 hari ini. Semoga acara ini dapat memberikan awareness kepada masyarakat untuk mau SADARI sejak dini," papar Madelina Mutia Co-Founder Love Pink 2024, di Plaza Indonesia, Minggu (27/10).

Gerakan ini sejalan dengan diresmikannya Rencana Pencegahan dan Pengendalian Kanker Nasional 2024-2034 pada Konferensi Kanker Internasional Indonesia (IICC) di awal Oktober 2024. Ada enam strategi utama yang dirancang untuk memperkuat upaya pencegahan, deteksi dini, pengobatan, dan pengelolaan kanker di Indonesia. Salah satu fokus utama rencana ini adalah pencegahan dan deteksi dini.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengurangi angka kematian akibat kanker payudara global sebanyak 2,5% antara 2020 sampai 2040 dengan melakukan deteksi dini melalui Sadari dan Sadanis (Periksa Payudara secara Klinis), diagnosis tepat waktu, dan manajemen kanker payudara yang menyeluruh.

Salah satu peserta dari masyarakat umum, Risa, 35 tahun, yang turut meramaikan event Pink Walk tersebut. “Acara hari ini sungguh menyenangkan! Saya terkesima melihat antusiasme para survivor dan warrior kanker payudara yang begitu semangat menebarkan awareness untuk cegah kanker payudara dengan Sadari sejak dini,” ujar Risa.

Kegiatan itu merupakan bagian dari rangkaian kampanye Cancer Fighter yang dilakukan perusahaan sebagai bentuk dukungan FIF Group terhadap upaya pemerintah dan berbagai pihak, salah satunya Pink Love Indonesia untuk meningkatkan kesadaran akan risiko kanker payudara serta mengurangi angka kematian akibat penyakit tersebut di Indonesia.

Sebelumnya, FIF Group menggelar kegiatan kampanye Cancer Fighter yang digelar selama 3 hari berturut-turut pada 10-12 Juli 2024, mulai dari seminar bertajuk 'Edukasi Deteksi Dini Kanker Payudara dan Praktik SADARI' dengan Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI) yang dihadiri oleh Ketua Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI), Linda Agum Gumelar, kemudian dilanjutkan dengan dua hari talkshow Deteksi Dini Kanker Serviks sekaligus deteksi dini kanker serviks dan SADANIS bersama Puskesmas Cilandak, Jakarta Selatan.

Kanker, salah satu penyakit mematikan menjadi momok menakutkan bagi banyak orang. Tua, muda, laki-laki, perempuan semua bisa terdampak akan penyakit ini. Menurut World Health Organization (WHO) pada website resminya menyebutkan kanker merupakan penyebab kematian terbesar kedua di dunia, menyebabkan sekitar 9,7 kematian pada 2022 dan juga 20 juta kasus kanker baru.

Kanker di Indonesia, seperti dikutip dari situs resmi Penyakit Tidak Menular Indonesia milik Kementerian Kesehatan, merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menimbulkan beban kesehatan dan ekonomi besar. Data dari Global Cancer Observatory (Globocan) menunjukkan Indonesia pada 2022 mengalami lebih dari 408.661 kasus kanker baru dengan 242.099 kematian yang terutama disebabkan oleh kanker payudara, leher rahim, paru-paru, dan kolorektal​.

Tanpa adanya intervensi, jumlah kasus kanker di Indonesia diperkirakan akan meningkat sebesar 63% antara tahun 2025 hingga 2040. Setiap tahunnya Oktober diperingati sebagai Breast Cancer Awareness Month alias Bulan Kesadaran Kanker Payudara. Sepanjang bulan banyak pihak melakukan kampanye dan kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan risiko kanker payudara.(*)

# Tag