Produk Perikanan Lokal Ekspor Perdana Rp1,66 Miliar
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memastikan produk akuakultur Indonesia memiliki daya saing di kancah pasar global. Salah satunya ekspor 42 ton udang, 8 juta ekor benih udang dan 400 induk udang ke Brunei Darussalam. Total semua ekspor tersebut mencapai Rp1,66 miliar.
Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Budi Sulistiyo menuturkan produk pakan ikan ekspor tersebut berkat optimalisasi bahan baku lokal dan inovasi teknologi.
"Kami harap ekspor ini menjadi pintu pembuka untuk kerja sama lebih lanjut antara Indonesia dan Brunei Darussalam dalam bidang perikanan, baik dari sisi perdagangan maupun investasi," tuturnya dalam siaran pers, dikutip Rabu (20/11/2024).
Menurut Budi, penyediaan pakan ikan berkualitas tidak hanya mendukung budidaya dalam negeri saja, tetapi turut mendorong industri hilir seperti pengolahan hasil perikanan. Adapun ekspor perdana ini merupakan produk garapan PT Suri Pemuka asal Purwakarta.
"Kami harap ekspor ini menjadi pintu pembuka untuk kerja sama lebih lanjut antara Indonesia dan Brunei Darussalam dalam bidang perikanan, baik dari sisi perdagangan maupun investasi," pungkasnya. (*)
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.