Pertamina International Shipping Tanam 10 Ribu Mangrove di Kawasan Pesisir
PT Pertamina International Shipping (PIS) mencatat rekor internal lantaran menanam sebanyak 10 ribu mangrove dalam setahun. Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk BerSEAnergi untuk Laut ini ditandai pada momen puncak penanaman 1.000 pohon mangrove di Kawasan Mangrove Tanjung Pasir, Tangerang, Banten. Penanaman mangrove ini juga merupakan rangkaian penutup dari target menanam 10.000 mangrove di seluruh wilayah pesisir Indonesia.
Kegiatan ini berlangsung sejak tahun 2023, sebagai bagian dari program BerSEAnergi untuk Laut yang merupakan bentuk nyata komitmen PIS terhadap pengurangan emisi karbon di seluruh wilayah operasional PIS. “Hal ini juga sesuai dengan rencana jangka panjang PIS dan Pertamina untuk mengurangi emisi karbon secara signifikan hingga 2050. Kegiatan ini juga sebagai simbol bakti karyawan Grup Pertamina terhadap keberlangsungan kehidupan masyarakat di pesisir Indonesia, khususnya di pesisir Tangerang,” ujar Corporate Secretary PIS, Muhammad Baron di Jakarta, Sabtu (30/11/2024).
Selain menanam mangrove, rangkaian kegiatan ini juga mencakup berbagai penyuluhan terhadap pentingnya menjaga kelestarian ekosistem pesisir. Berbagai kegiatan ini bertujuan untuk memberikan dampak positif terhadap kelestarian alam dan mendukung kesejahteraan masyarakat pesisir. "Ini juga sesuai dengan nilai Asta Cita untuk memperkuat penyelarasan kehidupan yang harmonis dengan lingkungan dan alam, demi mencapai masyarakat yang adil dan makmur," kata Baron.
Untuk kegiatan ini, PIS berkolaborasi dengan Badan Koordinasi Umat Kristen (Bakor Umkris) Pertamina sebagai bagian dari acara rangkaian natal, dan juga dengan Seasoldier, organisasi nirlaba yang berfokus pada pelestarian ekosistem laut di daerah pesisir Indonesia. Pada kegiatan ini turut mengajak para relawan berpartisipasi menjaga ekosistem pesisir dan meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya pelestarian lingkungan.
Program BerSEAnergi untuk Laut yang digagas oleh PIS ini mencakup kegiatan LiteraSea, pemberdayaan dan peningkatan kesehatan masyarakat pesisir, coastal clean up, hingga konservasi biota dan ekosistem laut seperti mangrove, terumbu karang, lamun, dan hiu paus. Inisiatif ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (sustainable development goals/SDG's) pada poin ke-14 dalam menjaga ekosistem laut. (*)