Universitas MH Thamrin Mewisuda 1.100 Lulusan dari Empat Fakultas
Di tahun 2024 ini, Universitas MH Thamrin (UMHT) Jakarta telah melakukan wisuda 1.100 lulusan di yang berasal dari dari program Diploma, Sarjana Terapan, Sarjana dan Magister. Wisudawan berasal dari empat fakultas UMHT yaitu, Fakultas Kesehatan 786 wisudawan (10 prodi), Fakultas Ekonomi 205 wisudawan (10 prodi), Fakultas Komputer 59 wisudawan (2 prodi) dan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan 50 wisudawan (3 prodi).
Ketua Yayasan Pendidikan Abdul Radjak, drg. Abdul Firman, MBA. dalam kesempatan wisuda (28/11/2024) menyampaikan pesan, agar wisudawan tidak berhenti menyerap ilmu dan terus menjadi manusia pembelajar sepanjang hayat.
Mereka harus terus mengembangkan ilmu selama hidup. “Jangan puas dengan ilmu yang sudah didapatkan selama kuliah. Lulusan UMHT justru harus dapat mengembangkan diri terus-menerus, apalagi sekarang eranya sudah digitalisasi," ujar Firman dalam siaran pers.
Firman menyampaikan, ke depan wisudawan dihadapkan pada tantangan perkembangan teknologi yang sangat cepat seperti kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan internet of things (IoT). Sebab, menurutnya, lapangan pekerjaan yang bisa tergantikan oleh AI. Alhasil, para lulusan dituntut harus bisa terus mengembangkan ilmu mereka, terutama di bidang kesehatan yang harus dapat beradaptasi terhadap perkembangan.
Menjawab hal ini, Firman menyampaikan UMHT telah mulai mengadopsi pembelajaran berbasis teknologi di seluruh fakultas yang dimiliki. Pihaknya juga mempersiapkan lulusan agar mampu bersaing global. "Kebutuhan sumber daya manusia (SDM) untuk pasar lokal apalagi internasional masih sangat tinggi. Jadi ini kesempatan juga untuk SDM Indonesia, khususnya tenaga kesehatan yang cukup menjanjikan," ungkap Firman optimistis.
Sementara itu, Rektor UMHT, dr. Daeng Muhammad Faqih, SH,MH. menyampaikan tiga pesan penting kepada wisudawan; komitmen menjaga norma dan etika, terus meningkatkan keilmuan, serta menjaga nama baik almamater.
"Dalam mengabdikan ilmu, para lulusan harus lurus, komitmen menjaga aturan moral dan etika. Itu penting di samping komitmen kepada sikap profesional. Karena menyeimbangkan SDM tangguh dan unggul itu bukan hanya soal skill, melainkan juga karakter," dia menegaskan.
Lebih jauh Faqih menegaskan, terkait pembelajaran berbasis teknologi ke depan, maka seluruh mata kuliah UMHT telah diarahkan berbasis digital yang mendorong partisipasi aktif mahasiswa. Harapannya, dengan mengaplikasikan konsep tersebut, proses pembelajaran tidak hanya penyampaian materi.
“Kami lebih ingin mendorong mahasiswa bersama dosen dapat berdiskusi untuk memperdalam materi pembelajaran. Kami juga mendorong kurikulum tidak hanya mencapai standar yang diminta pemerintah, melainkan juga membangun kurikulum berbasis kebutuhan dunia kerja dan usaha saat ini," Faqih mengungkapkan.
Dalam mendukung pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi, Faqih menjelaskan, UMHT telah melengkapi fasilitas dan lembaga seperti, LMS (Learning Management System), CBT (Computer Based Test) Center & Lab Komputer UMHT, OSCE (Objective Structured Clinical Examination), LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi), LPD (Lembaga Penyelenggara Diklat), Pustikom (Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi), LPMMA (Lembaga Pasar Modal Manajemen dan Akuntansi) dan UP-PPL (Unit Penyelenggara Program Pendidikan Berkelanjutan), Galeri Investasi dan Tax Center, Lab Penunjang Teknis Pelaksanaan Akademik (Lab Simulasi, Lab Biologi, Lab Kimia, Lab TEM, Lab Promkes, Lab K3, Lab Audio Visual, Lab Kewirausahaan, dan sebagainya.
UMHT juga telah melakukan banyak kerja sama dengan berbagai lembaga dalam rangka memperluas kesempatan kepada para mahasiswa untuk mendapatkan beasiswa, seperti kerja sama dengan Yayasan Beasiswa Jakarta, KIP-K, Dompet Dhuafa dan BAZNAS.
Aspek – aspek pendukung yang ada di Radjak Group di antaranya Pasadena Village, Ngopi Lumbung Padi, Radjak Hospital Group, Klinik Pratama dr. Abdul Radjak, dan Alkeslab serta Radjak Institute semuanya mendukung kegiatan UMHT baik secara akademik maupun non-akademik.
Selain itu, tahun 2024 ini, UMHT telah melakukan kerja sama dengan Kepolisian RI, yakni penggabungan Akademi Keperawatan (Akper) Polri dengan UMHT. Ditambah lagi, terbitnya izin penyelenggaraan Program Studi Magister Manajemen, terbitnya izin penyelenggaraan Program Studi Sarjana Terapan (D4) Teknik Laboratorium Medis (TLM) dan sedang dilakukan usulan pembukaan program studi Sarjana Hukum.
UMHT sebagai perguruan tinggi swasta di Indonesia yang berlokasi di Jakarta, saat ini merupakan salah satu dari 50 PTS terbaik di DKI Jakarta dan nomor 355 terbaik di Indonesia. (*)