IHSG Kembali Ke Zona Hijau, Cermati Saham EXCL, PSAB, ARTO, BRIS, RAJA, dan EMTK

Ilustrasi perusahaan sekuritas BNI Sekuritas. Foto BNI Sekuritas

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu kemarin ditutup naik 1,82% yang disertai dengan net buy investor asing senilai Rp484 Miliar. Saham yang paling banyak dibeli asing adalah ASII, INDF, BREN, BBNI, dan ADRO.""IHSG pada hari ini akan mencoba melanjutkan kenaikan ke range 7.400-7.500 poin," ujar Fanny Suherman, Head of Retail Research PT BNI Sekuritas pada risetnya di Jakarta, Kamis (5/12/2024) . Level IHSG pada rentang support 7.220-7.280 dan resistance 7.400-7.500 poin.

Indeks-indeks Wall Street kompak meningkat ke rekor tertinggi (all time high) pada Rabu (4/12/2024). Reli saham teknologi yang dipimpin oleh laporan positif dari Salesforce dan Marvell Technology menjadi pendorong utama kenaikan ini. Indeks S&P 500 naik 0,61% di level 6.086,49, Nasdaq meningkat 1,3% ke level 19.735,12 dan Dow Jones menguat 0,69% ke level 45.014,04. Ketiga indeks utama tersebut mencatat rekor tertinggi sepanjang masa.

Saham Salesforce meningkat hampir 11% setelah perusahaan melaporkan pendapatan kuartal ketiga fiskal yang melampaui ekspektasi. Sementara itu, produsen chip Marvell Technology juga melaporkan kinerja yang lebih baik dari perkiraan dan memberikan panduan positif untuk kuartal keempat. Saham Marvell meroket 23%, menjadi performa harian terbaiknya sejak Mei 2023.

Pergerakan positif saham teknologi ini mendorong Technology Select Sector SPDR Fund mencapai rekor tertinggi baru sejak Juli. Indeks sektor teknologi ini ditutup menguat 1,8%. Kini investor menantikan data ketenagakerjaan AS yang akan dirilis pada Jumat mendatang. Para ekonom yang disurvei oleh Dow Jones memperkirakan bahwa perekonomian AS menambah 214 ribu pekerjaan pada November.

Bursa Asia mayoritas melemah pada perdagangan Rabu kemarin. Indeks Nikkei 225 Jepang naik 0,07% dan Taiex Taiwan menguat 0,99%. Sedangkan, Hang Seng Hong Kong turun tipis 0,02%, Kospi Korea Selatan anjlok 1,44%, CSI 300 China turun 0,54%, S&P/ASX 200 Australia melemah 0,38%. Sementara, FTSE Straits Times menguat 0,41% dan FTSE Malay naik 0,42%.

Investor menilai realisasi pertumbuhan ekonomi riil Australia yang tumbuh 0,8% pada kuartal III/2024. Menurut data dari Biro Statistik Australia, realisasi tersebut meleset dari ekspektasi sebesar 1,1%.

Pasar Korea Selatan melemah, seiring investor merespons gejolak politik di Korea Selatan lantaran darurat militer diberlakukan dan kemudian dicabut hanya beberapa jam kemudian, menyusul penolakan tegas dari parlemen terhadap upayanya melarang aktivitas politik. Kementerian Keuangan Korea Selatan menyatakan siap menggelontorkan likuiditas "tanpa batas" ke pasar keuangan jika diperlukan. Yonhap melaporkan regulator keuangan bersiap menggunakan dana stabilisasi pasar saham sebesar KRW10 triliun (sekitar USD7,07 miliar). Menteri Keuangan akan mengadakan konferensi pers pada waktu setempat.

Berikut rekomendasi saham pada perdagangan hari ini;

EXCL, area beli di Rp2.230, cutloss jika break di bawah Rp2.210. Jika tidak break di bawah Rp2.210, potensi naik ke Rp2.260-2.280 short term.

PSAB, area beli di Rp314, cutloss jika break di bawah Rp310. Jika tidak break di bawah Rp310, potensi naik ke Rp318-322 pada jangka pendek (short term).

ARTO, area beli di Rp2.530-2.580, cutloss jika break di bawah Rp2.500. Jika tidak break di bawah Rp2.500, potensi naik ke Rp2.610-2.640 short term.

BRIS, area beli di Rp2.970-3.000, cutloss jika break di bawah Rp2.950. Jika tidak break di bawah Rp2.970, potensi naik ke Rp3.040-3.060 short term.

RAJA, area beli di Rp2.100-2.120, cutloss jika break di bawah Rp2.020. Jika tidak break di bawah Rp2.100, potensi naik ke Rp2.200-2.260 short term.

EMTK, area beli di Rp540, cutloss jika break di bawah Rp520. Jika tidak break di bawah Rp520, potensi naik ke Rp560-570 short term.

# Tag