Sinar Mas Land Adopsi Teknologi Termutakhir, Kreasikan Industri Properti Berbasis AI
Teknologi kecerdasan buatan (Artifiacial Intelligence/AI) telah mentransformasi industri properti di Indonesia dengan menghadirkan beragam inovasi teknologi yang mendukung operasional dan proses bisnis. Sinar Mas Land (SML) pun berkomitmen untuk terus berinovasi melalui pemanfaatan AI dan Internet of Things (IoT) dalam meningkatkan kualitas produk dan manajemen properti serta kepuasan konsumen.
Sinar Mas Land (SML) menegaskan perannya sebagai pelopor transformasi digital di sektor properti. Hal itu diungkapkan dalam workshop bertema “Go Beyond Property: Embracing Emerging Tech in Property Business “ di Digital Hub, BSD City, Tangerang. Workshop ini menghadirkan sejumlah pembicara kompeten. Manajemen SML memaparkan visi strategisnya untuk membentuk masa depan industri properti melalui adopsi teknologi canggih untuk meningkatkan kepuasan konsumen.
Chief Transformation & Data Officer Sinar Mas Land, Mulyawan Gani, menyatakan, pihaknya mengembangkan integrated smart city dengan memanfaatkan potensi artificial intelligence (AI). Kehadiran AI memberikan keuntungan bisnis yang strategis, meningkatkan pengalaman pelanggan, dan terbukti meningkatkan manajemen operasional. SML telah menggunakan Optical Character Recognition (OCR) yang terintegrasi dengan ChatGPT dan secara akurat dapat menafsirkan gambar kompleks menjadi teks. Hal ini menyederhanakan pemrosesan dokumen dan meningkatkan efisiensi dengan otomatisasi ekstraksi pengelolaan data.
“Kami juga menggunakan kecerdasan buatan untuk memproses komunikasi customer service dengan pelanggan, sehingga percakapan yang masuk secara otomatis diklasifikasikan berdasarkan tingkat prioritas sehingga akan meningkatkan efisiensi respons, dan meningkatkan kepuasan pelanggan. Ke depan, kami berencana untuk mengembangkan Chatbot AI Generatif ke situs web eCatalog sehingga konsumen dengan mudah akan mendapatkan produk properti sesuai yang diinginkan,” jelas Mulyawan di Jakarta, Kamis (5/12/2024).
Chief Information Officer Sinar Mas Land, Stefanus Mulianto menambahkan, pihaknya selalu mengedepankan transformasi digital dalam pengembangan setiap kawasan township, dengan meningkatkan infrastruktur dan keamanan digital. SML juga menghadirkan beragam aplikasi dan sistem digital seperti OneSmile, RisewithSAP, Outsystem yang dapat meningkatkan keterlibatan dan kepuasan konsumen.
Tujuan utama SML investasi di dalam pengembangan teknologi ini adalah improved customer experience dan enhanced productivity. Dengan memanfaatkan teknologi yang bisa mempercepat pekerjaan-pekerjaan rutin, talent memiliki waktu lebih banyak untuk melakukan hal yang lebih produktif seperti analisa dan inovasi.
CEO Technology Advisory and Business Sinar Mas Land, Irvan Yasni menyatakan, pengembangan BSD City sebagai smart city mencerminkan komitmen perusahaan untuk menghadirkan solusi perkotaan yang inovatif dan berkelanjutan. Dengan memanfaatkan teknologi seperti Internet of Things (IoT), Digital Twin, AI dan data analitik, BSD City dirancang untuk memberikan kenyamanan, efisiensi, dan kualitas hidup yang lebih baik bagi penghuni maupun pengunjungnya. “Kami juga mengoptimalkan kecerdasan buatan untuk mengembangkan integrated smart city dengan melakukan optimalisasi traffic management, smart security system, dan smart building system,” jelasnya.
SML juga juga berkolaborasi dengan Microsoft untuk mewujudkan konsep smart cities di BSD City. Implementasi kerja sama ini termasuk pengembangan fondasi digital yang modern dan aman dengan memanfaatkan infra security, data lake, dan sentiment analysis. Kedua, kerja sama dilakukan dalam hal application modernization yang meliputi citizen genome, citizen experience, dan operational excellent, gunanya untuk melayani kebutuhan konsumen secara optimal.
BSD City juga menggunakan teknologi Microsoft pada command control untuk mengawasi lalu lintas dan keamanan, pemantauan drainase untuk mengantisipasi meningkatnya debit air dalam waduk serta teknologi field security untuk mengamankan akses data di lapangan.
Sejak tahun 2016 BSD City telah melakukan transformasi digital industri properti dengan memberikan pelayanan dan produk terbaik bagi masyarakat. Perusahaan telah membangun kawasan berbasis digital yaitu Digital Hub seluas 26 hektare di BSD City yang menjadi rumah bagi komunitas, institusi pendidikan, startup, hingga perusahaan multinasional di bidang teknologi dan digital. Dari segi infrastruktur, perusahaan menerapkan penyediaan jaringan fiber optic, pengawasan lalu lintas melalui traffic command center, hingga kemudahan mobilitas masyarakat dari dan menuju BSD City melalui penyediaan sarana transportasi publik yang terintegrasi. (*)