Jasnita (JAST) Luncurkan Layanan Pengiriman Kartu Kredit, Gaet Bank Mandiri (BMRI)
Emiten yang bergerak di bidang telekomunikasi, PT Jasnita Telekomindo Tbk (JAST), menyediakan layanan pengiriman kartu kredit bernama Card Delivery. Layanan tersebut menggandeng Bank Mandiri (BMRI), setelah Jasnita menyediakan layanan pelanggan ke perusahaan tersebut.
Lebih rinci, layanan “Card Delivery” tersebut terintegrasi dengan kontak layanan pelanggan Call Center Mandiri 1400. Jasnita yang telah menjadi mitra strategi Bank Mandiri sejak tahun 2004 itu menyediakan layanan Card Delivery untuk menjamin kerahasiaan data nasabah dengan sistem masking number.
Melalui aplikasi yang tersedia oleh Jasnita, kurir dapat menghubungi nasabah dengan masking number. Nomor ini memastikan proses komunikasi antara kurir dan nasabah tetap aman dan terpercaya. Adapun nomor yang digunakan adalah nomor resmi Mandiri Card Delivery, yaitu 14097.
Menurut Jasnita, masking number juga dapat mengurangi penyalahgunaan data pribadi dan scam, karena nomor asli nasabah tidak terungkap selama proses komunikasi.
“Ini membuat proses pengiriman lebih transparan, aman, dan terpercaya bagi nasabah,” ujar manajemen Jasnita dalam keterangan resmi pada Senin (9/12/2024). Sebelum pengiriman, kurir dapat memastikan alamat hingga perubahan jadwal pengiriman tanpa mengungkapkan informasi pribadi nasabah.
Menurut manajemen Jasnita, layanan “Card Delivery” tersebut diharapkan juga dapat mengurangi biaya dan kendala yang sering dialami institusi perbankan.
Sebelumnya, Jasnita menggandeng sejumlah pemerintah daerah untuk meluncurkan layann Call Center 112 pada Oktober 2024. Layanan ini berfungsi untuk membantu masyarakat menghadapi kondisi darurat. Layanan tersebut terhubung dengan Kepolisian (112), Basarnas (115), BNPB (117), dan Kemenkes (119).
Jasnita juga bekerja sama dengan PT Jast Indonesia Aman, perusahaan yang masih erat dalam naungan Jasnita, pada awal Desember 2024. Layanan keamanan itu berupa layanan pengawasan lewat kamera CCTV dan keamanan siber. Kedua belah pihak akan menyediakan 5.000 kamera CCTV untuk pengamanan pada tahun 2025. (*)