RedDoorz Perkuat Jaringan Properti di Jawa Timur

Cut Nany Indriani, Head of Marketing RedDoorz. (Foto: Darandono/SWA).

Tingginya permintaan kamar di Jawa Timur mendorong RedDoorz, bersama properti multi-brand-nya seperti SANS dan URBANVIEW, semakin agresif menggandeng pemilik hotel sebagai mitra. Ekspansi ini tidak hanya memperluas jangkauan tetapi juga memperkuat posisi RedDoorz di pasar akomodasi.

Cut Nany Indriani, Head of Marketing RedDoorz, mengungkapkan bahwa hingga kini perusahaan telah mengelola sekitar 120 properti, termasuk SANS, URBANVIEW, dan RedDoorz. Di Surabaya saja, sejak awal tahun hingga November 2024, properti RedDoorz telah menjual lebih dari 250.000 kamar. Mayoritas tamu adalah pelaku perjalanan bisnis, wisatawan leisure, hingga warga lokal yang membutuhkan akomodasi jangka pendek.

Pertumbuhan di Jawa Timur pun luar biasa. Dalam tiga tahun terakhir, jumlah mitra properti RedDoorz meningkat 60% dibandingkan 2021, dengan sebagian besar properti berlokasi di Surabaya, Malang, dan Batu. Keberhasilan ini juga didorong oleh strategi multi-brand yang diluncurkan di Surabaya pada 2021. Tingkat hunian SANS dan URBANVIEW bahkan melonjak hingga 80% dibandingkan dua tahun sebelumnya.

“Ke depan, RedDoorz berencana untuk meningkatkan jumlah properti di Jawa Timur menjadi 100, termasuk 30 properti di Surabaya,” katanya.

Fokus sebagai mitra properti pada kebersihan dan service, sedangkan untuk marketing dilakukan oleh RedDoorz. (Foto: Darandono/SWA).

Sebagai mitra properti pemilik RedDoorz @Bukit Palma Surabaya, Liliek Ismiati mengaku merasa puas bermitra dengan RedDoorz, mengingat okupansi hotel yang dikelola stabil sekitar 75%-80%. “Sebagai pemilik hotel saya lebih fokus pada kebersihan dan service, sedangkan untuk marketing dilakukan oleh RedDoorz,” katanya.

Liliek menuturkan semula tanah seluas 370 meter persegi akan dibuat kos-kosan. Tapi ketika suami ke Yogyakarta dan bermalam di RedDoorz, terpikir bangunan dengan beberapa kamar ini saja bisa menjadi hotel. Dari situlah suaminya mencari tahu dan browsing untuk mendapat info bagaimana bisa menjadi mitra Redoorz di website RedDoorz.

Gayung pun bersambut. Keinginan suaminya direspon positif oleh RedDoorz. Bangunan 19 kamar di Bukit Palma Surabaya resmi menjadi ladang cuan bagi Liliek sejak Juni 2021. “Saya akan meningkatkan status class hotel dari RedDoorz menjadi SANS. Bahkan sedang merencanakan mencari lahan baru untuk menambah properti baru,” kata Liliek. (*)

# Tag