SMI Gelontorkan Komitmen Pembiayaan Rp147,38 Triliun per September 2024
Sebagai pelaksana mandat katalis pembangunan infrastruktur, PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau SMI mencatatkan komitmen pembiayaan dan investasi per September 2024 sebesar Rp147,38 triliun yang disalurkan untuk pembiayaan badan usaha sebesar Rp 82,38 triliun, pembiayaan pemda Rp38,97 triliun, pembiayaan syariah Rp14,94 triliun, penerusan pinjaman sebesar Rp6,72 triliun dan pembiayaan untuk penyertaan modal sebesar Rp4,35 triliun. "Namun ke depannya, kami akan lebih memaksimalkan pembiayaan pemda sehingga Indonesia mempunyai tingkat pembangunan infrastruktur yang merata dari Barat ke Timur," ujar Reynaldi Hermansjah, Direktur Utama PT SMI pada Media Gathering di Sanur, Bali, Selasa (10/12/2024).
Reynaldi menjabarkan,sebaran pembiayaan SMI itu didominasi di Pulau Jawa dan Pulau Sulawesi dengan tiga sektor terbesar adalah sektor jalan tol dengan presentase mencapai 28%, multi-sektor sebesar 24%, disusul ketenagalistrikan 19%. Reynaldi juga memaparkan komitmen SMI terhadap pembiayaan hijau, yaitu pembiayaan untuk sektor energi baru terbarukan (EBT) dan transportasi ramah lingkungan dengan total kumulatif mencapai Rp27,95 triliun pada September 2024 sebagai bentuk komitmen SMI untuk mengurangi Emisi gas rumah kaca (GRK).
Pembiayaan sektor energi terbarukan meliputi 32 Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTM), 6 Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa (PLTBm), 5 Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), 2 Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), 2 Pembangkit Listrik Tenaga Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP), dan 1 Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB). "Seluruh proyek yang dibiayai itu berpotensi menghindarkan emisi GRK capai 6.848.525-ton CO2e per tahun dengan potensi energi yang dihasilkan per tahun mencapai 7.405.827 MWh. Ini adalah kontribusi kami kepada pengurangan efek rumah kaca di Indonesia," ucap Reynaldi. (*)