Kerja Remote Banyak Diminati, Singapura Jadi Impian Para Pekerja
Tren kerja jarak jauh atau remote work kian populer di Asia Tenggara termasuk Indonesia. Laporan bertajuk Decoding Global Talent: Mobility Trends 2024 (SEA Edition) dari SEEK menunjukkan bahwa tren untuk bekerja jarak jauh pada 2023 meningkat sebesar 71% dari 62% pada 2020.
Meski remote work sangat digandrungi, potensi mobilitas talenta di Asia Tenggara tetap kuat. Singapura khususnya, menjadi tujuan utama dengan 30% pekerja Malaysia lebih memilih bekerja di Negeri Singa itu. Singapura menempati peringkat ke-8 sebagai tujuan paling diminati oleh talenta internasional.
Sementara itu, para pekerja Hong Kong berniat remote work lantaran inflasi yang meningkat, upah rendah, dan terbatasnya prospek karier di negara asal mereka. Sedangkan pekerja di Indonesia, berminat kerja jarak jauh untuk mengatasi keterbatasan pasar domestik. Kualitas hidup yang lebih baik juga menjadi pertimbangan utama bagi 53% responden di Asia Tenggara dan Hong Kong.
Lebih dari 80% pekerja dari Singapura dan Malaysia mengharapkan bantuan relokasi, termasuk visa, izin kerja, dan pengaturan perumahan. Angka ini jauh lebih tinggi dari rata-rata regional 74% dan global 69%. Lebih khusus lagi, 79% talenta dari Asia Tenggara dan Hong Kong mengharapkan bantuan visa dan izin kerja, sejalan dengan rata-rata global.
Selain itu, 74% talenta mengharapkan bantuan perumahan, lebih tinggi dari rata-rata global sebesar 69%, dengan Malaysia (86%), Filipina (85%), dan Singapura (84%) memimpin permintaan ini.(*)