Agrinesia Raya: Membangun Kedekatan dengan Konsumen Melalui Konten Kreatif
Di tengah lanskap bisnis yang terus berubah, PT Agrinesia Raya dengan visi besarnya untuk mendekatkan diri kepada konsumen di berbagai daerah, memanfaatkan digital marketing sebagai strategi utama. Perusahaan yang dikenal dengan merek-merek lokal unggulan, seperti Lapis Bogor Sangkuriang, Bakpia Kukus Tugu Jogja, dan Bolu Susu Lembang, ini tidak hanya berfokus pada produksi berkualitas, tetapi juga pada cara menjangkau dan terhubung dengan konsumen secara digital.
Nanang Siswanto, Marketing Director PT Agrinesia Raya, mengungkapkan betapa pentingnya peran digital marketing dalam strategi bisnis perusahaan. “Digital marketing adalah cara kami mendekatkan brand dengan konsumen, terutama di zaman di mana konsumen semakin digital savvy. Mereka mencari informasi dan review produk melalui kanal digital, bahkan membeli tanpa harus mengunjungi toko fisik,” kata Nanang. Dengan keberagaman produk dan demografi konsumen yang spesifik di setiap wilayah, Agrinesia menyadari pentingnya pendekatan yang relevan dan strategis.
Menurut Nanang, konsumen saat ini memiliki ekspektasi yang tinggi terhadap bagaimana sebuah brand berinteraksi dengan mereka. Konsumen ingin konten yang sesuai dengan kebutuhan mereka, komunikasi yang personal, dan pengalaman yang menyenangkan.
“Digital marketing membantu kami tidak hanya menjangkau mereka, tetapi juga mendengarkan apa yang mereka inginkan. Ini adalah proses membangun hubungan yang mendalam dengan konsumen,” katanya.
Tentu saja, implementasi digital marketing tidak selalu tanpa tantangan. Masifnya informasi yang tersedia di dunia maya, perubahan tren yang begitu cepat, dan kebutuhan akan kreativitas yang terus diperbarui menjadi tantangan utama. Meski demikian, Nanang melihat sisi positifnya.
“Digital marketing membuka peluang yang besar. Konsumen kini lebih mudah menemukan produk kami, membaca ulasan dari pelanggan lain, dan melakukan pembelian melalui berbagai kanal digital yang kami sediakan, seperti e-commerce, website, dan live shopping,” dia menjelaskan.
Dalam jangka pendek, digital marketing Agrinesia bertujuan untuk meningkatkan brand awareness dan memberikan informasi yang relevan kepada konsumen. Sementara itu, tujuan jangka panjangnya ialah menciptakan dampak nyata yang mendukung seluruh aspek bisnis perusahaan.
“Kami ingin agar Agrinesia selalu ada untuk menemani setiap momen bahagia konsumen. Digital marketing adalah salah satu cara untuk mewujudkan itu,” kata Nanang.
Strategi Agrinesia dirancang dengan cermat, memperhatikan berbagai aspek, seperti target audiens, perilaku konsumen, tren media sosial, serta tujuan bisnis tiap-tiap merek. Sebagai perusahaan yang memiliki audiens berbasis wilayah, relevansi dan kelincahan menjadi prinsip utama.
“Kami memastikan semua strategi kami dimonitor dengan baik. Kami menggunakan KPI yang jelas untuk mengukur progres dan memastikan hasilnya sesuai rencana,” tambahnya.
Untuk media sosial, Agrinesia memanfaatkan Instagram dan TikTok, dua platform yang paling banyak digunakan di Indonesia. Tidak hanya itu, perusahaan juga memperluas visibilitas mereknya melalui platform e-commerce, seperti Shopee dan Tokopedia.
Menurut Nanang, pemilihan kanal ini dilakukan dengan mempertimbangkan perkembangan teknologi dan kebiasaan konsumen. “Platform-platform ini memungkinkan kami untuk menjangkau lebih banyak orang, meningkatkan brand awareness, dan tentunya mendukung penjualan,” katanya.
Keberhasilan strategi digital marketing Agrinesia terlihat dari berbagai metrik yang diukur secara konsisten. “Kampanye kami di media sosial telah menunjukkan efektivitasnya. Salah satu indikasinya adalah meningkatnya jumlah follower, engagement yang tinggi, serta pembelian melalui e-commerce,” Nanang menguraikan.
Salah satu contoh kampanye yang sukses adalah ketika Agrinesia menggandeng musisi Adhitia Sofyan untuk aransemen-ulang lagu Sesuatu di Jogja dalam promosi Bakpia Kukus Tugu Jogja. Kampanye ini tidak hanya menarik perhatian, tetapi juga melibatkan konsumen secara langsung. Banyak konsumen yang membuat konten kreatif seperti cover lagu dan video menggunakan latar belakang musik kampanye tersebut.
Selain itu, peluncuran produk baru seperti Bolu Gulung Susu dari Bolu Susu Lembang juga mendapatkan respons positif dari konsumen. Banyak yang berbagi video testimoni, menandakan antusiasme mereka terhadap merek-merek Agrinesia. “Keterlibatan konsumen seperti ini adalah bukti nyata bahwa kampanye digital kami mampu menciptakan dampak,” ujar Nanang.
Di sisi lain, Agrinesia juga memastikan strategi digital marketing-nya selalu selaras dengan visi besar perusahaan. “Kami percaya bahwa digital marketing bukan hanya tentang menjual produk, tetapi juga menciptakan pengalaman yang berarti bagi konsumen. Kami ingin menjadi bagian dari kebahagiaan mereka di setiap momen kehidupan,” tambah Nanang.
Keberhasilan ini juga diakui dengan berbagai penghargaan yang diterima Agrinesia di bidang digital marketing pada 2024. Pencapaian ini menjadi bukti bahwa langkah-langkah strategis yang diambil perusahaan membuahkan hasil positif.
Namun, bagi Agrinesia, penghargaan tersebut hanyalah permulaan. Nanang menegaskan, perusahaannya akan terus berinovasi dan beradaptasi dengan perubahan zaman untuk memberikan nilai terbaik bagi konsumennya.
“Digital marketing adalah perjalanan panjang yang terus berkembang. Kami tidak hanya ingin menjadi yang terdepan, tetapi juga relevan dan bermakna bagi konsumen. Itulah yang menjadi fokus kami,” tutup Nanang. (*)