Keterampilan Teknis dan Soft Skills Diprioritaskan untuk Berkarier di Industri Blockchain

Foto: Upbit Indonesia

Perkembangan teknologi blockchain membuka peluang karier yang luas di berbagai sektor, mulai dari keuangan, logistik, dan kesehatan. Dengan meningkatnya peminat investasi di industri kripto dan blockchain, permintaan akan profesional yang memiliki keahlian khusus di bidang ini tentu terus mengalami peningkatan setiap tahunnya.

Melihat perkembangan tersebut, Upbit pun membagikan beberapa keahlian penting yang banyak dibutuhkan dan wajib diketahui apabila ingin bekerja di industri blockchain: pertama, kriptografi. “Kriptografi adalah dasar dari keamanan blockchain. Profesional di bidang ini harus memahami teknik enkripsi dan dekripsi untuk menjaga integritas data. Dengan memahami dasar-dasar kriptografi, kita dapat lebih bijak dalam melindungi data pribadi dan informasi penting lainnya di dunia digital,” jelas Resna Raniadi, Chief Operating Officer Upbit Indonesia dalam keteraan tertulis di Jakarta, Jumat (20/12/2024).

Kedua, Smart Contracts yang dirancang sebagai kontrak digital yang dapat mengeksekusi dirinya sendiri tanpa memerlukan campur tangan pihak ketiga. Kemampuan untuk membuat dan mengelola smart contracts sangat penting bagi pengembangan aplikasi blockchain.

Ketiga, Bahasa Pemrograman. Mempelajari bahasa pemrograman seperti solidity, python, dan C++ merupakan hal yang penting karena sering digunakan dalam pengembangan blockchain. Keterampilan dalam bahasa pemrograman ini akan sangat mendukung dalam menciptakan solusi blockchain yang inovatif.

Keempat, Marketing. Selain keahlian dalam hard skill coding kemampuan dalam bidang pemasaran juga menjadi penting dalam dunia blockchain. Salah satunya yaitu kemampuan digital marketing, advertising, media sosial, serta membangun komunitas. Keahlian ini sangat penting untuk mempromosikan proyek kripto dan menjangkau audiens yang lebih luas.

Kelima, Business Development. Dengan keahlian business development akan menciptakan peluang bisnis baru dan mengelola hubungan dengan investor, memampuan ini dapat membantu memperluas kerjasama dan membantu perkembangan lini bisnis blockchain.

Namun, Upbit menekankan bahwa keterampilan teknis saja tidak cukup. Sebab, soft skills menjadi elemen penting di industri blockchain. Kemampuan teknis memang penting, tetapi tidak kalah pentingnya adalah kemampuan untuk berkolaborasi dan berinovasi dalam tim. "Keberhasilan di industri ini tidak hanya bergantung pada seberapa baik seorang individu menguasai teknologi, tetapi juga bagaimana individu tersebut dapat bekerja sama dengan pihak lain dalam menciptakan solusi yang relevan,” Resna menguraikan.

Resna juga menekankan pentingnya mengikuti perkembangan teknologi secara aktif. “Blockchain adalah industri yang terus berkembang dengan cepat, dan profesional yang ingin sukses di dalamnya harus selalu mengikuti tren dan perkembangan terbaru, serta selalu terbuka untuk mempelajari hal - hal baru,” tambahnya.

Dalam rangka mendukung pertumbuhan profesional di industri ini, Upbit Indonesia pun aktif berkolaborasi dengan berbagai institusi pendidikan dan komunitas blockchain untuk menyediakan program pelatihan yang komprehensif. Salah satunya melalui kerjasama dengan Asosiasi Blockchain dan Pedagang Aset Kripto Indonesia (ABI-Aspakrindo) untuk memperkenalkan aset kripto kepada generasi muda melalui campus roadshow.

Dengan komitmen Upbit dalam mengembangkan keterampilan profesional di industri blockchain, diharapkan ekosistem blockchain di Indonesia dapat tumbuh dengan lebih pesat. Para profesional tidak hanya siap secara teknis, tetapi juga mampu beradaptasi dan berinovasi di tengah industri yang sangat dinamis ini. (*)

# Tag