Demi Keamanan, Direktur Teknik di Destec Menyarankan Tidak Mengganjal Tisu di Regulator Gas

Baru-baru ini, tren penggunaan tisu untuk mengganjal regulator gas yang longgar menjadi perhatian publik dan dibahas di media sosial. Meski terlihat praktis, metode ini sangat berbahaya dan berpotensi memicu kecelakaan serius di dapur.
Melihat fenomena ini, Tim Research and Development (R&D) Destec Indonesia tidak menyarankan tisu sebagai bahan yang digunakan untuk regulator yang longgar karena sangat berbahaya. Hal tersebut bisa menyebabkan kebocoran gas, kebakaran, hingga gas meledak. Direktur Teknis Destec Indonesia, Abdul Kahar, mengutarakan tisu merupakan bahan yang sangat mudah mengalami kerusakan. Tisu yang terbuat dari bahan serat tipis, sangat mudah rusak, terutama ketika terpapar tekanan atau kelembaban.
Sementara itu, gas LPG sendiri berbentuk cairan yang sangat mudah menguap dan mudah terbakar. Sehingga saat tisu mulai rapuh atau hancur, potongan-potongannya dapat mengganggu koneksi regulator, menciptakan celah yang memungkinkan gas bocor.
“Memang bila tisu ini digunakan untuk pertama kali pada regulator longgar masih terlihat aman. Namun, karena bahan tisu sangat mudah rusak ini tidak akan efektif dan malah bisa meningkatkan risiko kecelakaan serius di rumah. Oleh karena itu, penggunaan tisu sangat tidak disarankan,” kata Abdul di Jakarta, Jumat (20/12/2024).
Lebih lanjut dijelaskan, sebaiknya konsumen langsung mengganti regulator yang longgar tersebut daripada mengakalinya dengan tisu atau bahan lainnya. Pasalnya, regulator yang sudah longgar menandakan telah mengalami kerusakan dan tidak aman untuk digunakan.
Selain itu, untuk menjamin keamanan, Abdul menyarankan untuk memilih regulator dengan sistem penguncian yang sempurna. Ketika regulator sudah terkunci sempurna, regulator tidak mudah goyang atau bergeser saat digunakan.
“Kemudian, konsumen bisa memilih regulator dengan sistem pengaman ganda (double safety system) dengan fitur tambahan berupa karet datar. Sistem pengaman ganda ini dapat menahan potensi kebocoran, bahkan jika regulator longgar karena faktor usia dan penggunaan. Teknologi ini dirancang untuk memberikan keamanan ekstra,” ungkap Abdul. (*)