Shopee Cetak Penjualan Online Produk Lokal UMKM dan Kreator, Melonjak Lebih dari 200%
Platform e-commerce multinasional, Shopee terus menjadi platform untuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan kreator lokal. Shopee mencatatkan, penjualan produk lokal di program “Shopee Pilih Lokal” sepanjang tahun 2024 melonjak lebih dari 200%.
Selain program tersebut, Program Ekspor Shopee juga menjadi pendorong produk lokal terdistribusi ke sejumlah kawasan, yaitu Asia Tenggara, Asia Timur, dan Amerika Latin. Adapun peningkatannya hampir 50% dibandingkan tahun 2023. Kategori produk ekspor yang diminati adalah fesyen muslim, fesyen wanita, serta fesyen bayi dan anak. “Program-program ini mendorong pemerataan pertumbuhan usaha lokal secara berkelanjutan,” ujar Direktur Eksekutif Shopee Indonesia, Christin Djuarto dalam keterangan resmi yang dikutip Sabtu (21/12/2024) .
Christin menambahkan, adapun daerah yang menjadi kontributor penjualan tertinggi yaitu Aceh Besar, Sinjai, Pohuwato, Pakpak Bharat, dan Pekalongan. Selain itu, penjualan produk lokal saat masa Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) pada 12 Desember 2024 lalu juga turut meningkatkan penjualan produk lokal dan UMKM hingga 7 kali lipat dibandingkan hari biasa.
Tidak hanya itu, fitur Shopee berupa konten interaktif di video dan live streaming berhasil mencetak kinerja dengan durasi 735 juta jam sepanjang tahun 2024. Ini menunjukkan minat pembeli pada konten interaktif melahirkan berbagai peluang bagi penjual dan kreator.
Adapun jumlah kreator konten meningkat hingga 50% di sepanjang tahun 2024. Kenaikan ini menandakan dampak positif bagi distribusi pemasaran produk UMKM melalui Shopee Live. “Kami senang bisa menjadi platform inklusif yang dapat mendorong inovasi serta menemani pengguna dalam keseharian mereka di sepanjang tahun ini,” tutur Christin. (*)