Sinergi Kemanusiaan Kapal Api Group dan PMI Gencarkan Donor Darah

Sejumlah karyawan Kapal Api Group mengikuti aksi donor darah di kantor Kapal Api Group, Jakarta (20/12/2024)

Sebagai bentuk kepedulian kepada sesama manusia, Kapal Api Group rajin mengadakan aksi sosial Donor Darah. Kegiatan ini bagian dari Corporate Social Responsibility (CSR) yang dilakukan beberapa kali dalam setahun, baik untuk karyawan maupun masyarakat sekitar.

Pada Jum’at, 20 Desember 2024, sejumlah karyawan Kapal Api Group mengikuti aksi donor darah di Kantor Kapal Api Group Jakarta di kawasan Tanah Abang. Dalam semangat meningkatkan kepedulian sosial itu, Kapal Api Group kembali menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI) sebagai mitra kegiatan donor darah tersebut.

Selama tahun 2024, Kapal Api Group secara rutin melaksanakan rangkaian kegiatan donor darah yang bertujuan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan darah nasional, tetapi juga untuk meningkatkan kesadaran karyawan dan masyarakat akan pentingnya berbagi demi menyelamatkan nyawa.

Sebelumnya, pada Agustus 2024, Kapal Api mengadakan donor darah bersama PMI dengan tema ‘Mulai Dengan Tindakan Sederhana, Berikan Dampak Luar Biasa ke Sesama’. Kegiatan donor yang diadakan pada 30 Agustus adalah kali ketiga kerja sama yang dilakukan khusus untuk karyawan Kapal Api Group di Jatibaru. Kegiatan ini berhasil diikuti oleh 93 karyawan Kapal Api Group yang menjadi pendonor, serta membuktikan kepedulian yang tinggi terhadap sesama.

"Kegiatan kemanusiaan ini merupakan bentuk nyata dari kepedulian perusahaan dalam memberikan kontribusi positif kepada masyarakat melalui pasokan darah bagi masyarakat yang membutuhkan," kata CEO Kapal Api Group, Robin Setyono, dalam siaran pers.

Menurut Unit Transfusi Darah Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi DKI Jakarta, donor darah juga dapat memberikan manfaat lainnya, seperti: menjaga kesehatan jantung, dapat mendeteksi penyakit, dapat meningkatkan produksi sel darah, panjang umur, membakar kalori, menurunkan risiko kanker, menurunkan kadar kolesterol, menurunkan kelebihan zat besi, memaksimalkan kapasitas organ paru-paru, meningkatkan kinerja organ ginjal dalam membuang limbah, meningkatkan kesehatan psikologis atau mental dan lainnya.

Adapun syarat donor darah adalah pendonor minimal berusia 17 tahun dan maksimal 70 tahun, memiliki berat badan minimalnya adalah 45 kg, memiliki tekanan darah sistole di bawah 180 dan diastole di bawah 100. Angka ini untuk orang dengan tekanan darah yang cenderung tinggi.

Tekanan darah sistole/diastole yang aman sekitar 90/50 bagi pengidap darah rendah. Lalu, memiliki kadar hemoglobin yang normal, jumlahnya berkisar 12.5–17 gram (g) of hemoglobin per deciliter (dL), dan tidak lebih dari 20 grams (g) of hemoglobin per deciliter (dL), wanita tidak boleh mendonorkan darah selama periode menstruasi.

Selain itu, syaratnya tidak mengonsumsi alkohol dalam jumlah besar, tidak merokok, dan menghindari perilaku berisiko tinggi yang dapat mengkontaminasi darah, tidak memiliki riwayat menggunakan jarum suntik secara bersamaan, menunggu sekitar 8 minggu atau lebih sebelum mendonorkan darah lagi, tidak flu, pilek, sakit tenggorokan, gastroenteritis, atau penyakit infeksi lainnya. Juga, tidak menggunakan narkoba atau obat-obatan yang mengontaminasi darah serta bukan pengidap penyakit hepatitis B, sifilis, dan HIV. (*)

# Tag