BEI Bertransformasi Menjadi Pasar Modal Multi-Aset, Ini Kinerjanya di Sepanjang Tahun 2024
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) telah berhasil bertransformasi sebagai pasar modal yang menyediakan multi-aset, mulai dari saham, surat utang, hingga bursa karbon. Menurut Direktur Utama BEI, Iman Rachman, indeks harga saham gabungan (IHSG) pernah mencapai posisi tertinggi atau all-time high (ATH) di level 7.905 poin dengan nilai kapitalisasi pasar menembus Rp13.200 triliun.
Menurut data BEI per 27 Desember 2024, rerata nilai transaksi harian saham sebesar Rp12,85 triliun. Sementara rerata nilai transaksi harian efek bersifat utang dan sukuk (EBUS) senilai Rp1,04 triliun dan non-saham yang mencakup rights, warrant, SW, KIK, dan derivatif senilai Rp4,38 triliun dan terakhir transaksi karbon senilai Rp19,73 triliun.
Iman menjelaskan, pencatatan saham baru atau IPO pada tahun 2024 terbilang menurun dibanding tahun 2023, yaitu sebesar 41 calon perusahaan tercatat dengan dana yang diperoleh senilai Rp14,3 triliun. Sementara dari sisi investor saham, BEI mencatat saat ini investor pasar modal mencapai 14,8 juta investor, dengan pertumbuhan sekitar 2,5 juta investor.Dari segi inisiatif BEI dengan sejumlah mitra strategis, BEI telah menggaet Nasdaq untuk penerapan teknologi perdagangan dan pengawasan.“Target kami di tahun 2026 pertengahan, kita sudah menggunakan sistem Nasdaq yang baru dengan peningkatan kapasitas dari perdagangan kita,” jelas Iman dalam konferensi pers Penutupan Perdagangan BEI tahun 2024 di Gedung BEI di Jakarta, pada Senin (30/12/2024).
Iman menambahkan BEI pada 2025 menargetkan angka rerata nilai transaksi saham sebesar Rp13,5 triliun per hari. Kemudian, BEI menargetkan untuk menggapai 407 efek baru atau 66 saham di bursa yang mencakup saham, EBUS, waran terstruktur, hingga KIK. BEI juga menargetkan untuk menambah 2 juta investor pada tahun depan.
Sebelumnya, BEI telah melakukan 33.955 kegiatan edukasi dengan melibatkan 57,36 juta peserta. Kegiatan edukasi tersebut juga menggandeng 952 galeri investasi dan 29 kantor perwakilan di seluruh Indonesia. (*)