Bos KPEI Mengumbar Rencana Induk 2026-2030, Memutakhirkan Sistem IT dan Pengembangan SDM

null
(paling kiri) Iding Pardi, Direktur Utama KPEI di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (30/12/2024). (Foto : Vicky Rachman/SWA).

PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) menyusun rencana induk atau master plan periode 2026-2030. Anak usaha PT Bursa Efek Indonesia (BEI) ini berencana merealisasikan assessment PFMI dan pendampingan roadmap (QCCP) recognition, penyusunan desain tata kelola teknologi informasi (TI) terkait perencanaan, desain, dan pengembangan teknologi informasi (TI), meninjau ulang dan penyempurnaan implementasi manajemen risiko korporasi .

Direktur Utama KPEI, Iding Pardi, menjabarkan master plan itu mencakup konsolidasi data centre (DC), disaster recovery center (DRC) dan alternate site. "KPEI berencana upgrade komponen dan peremajaan server serta database untuk aplikasi bisnis, review dan kajian strategi upgrade teknologi terhadap sistem utama KPEI," tutur Iding di Gedung Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Senin (30/12/2024).

Pada rencana induk itu KPEI bakal memutakhirkan otomasi operasional harian dan penyempurnaan monitoring tools sistem utama e-clears, penyusunan roadmap keamanan siber (cyber security management). Untuk pengembangan SDM, KPEI bakal melaksankan program khusus peningkatan kompetensi karyawan dan transisi struktur organisasi guna mendukung perluasan bisnis perusahaan dan menyempurnakan knowledge management system. (*)

# Tag