Modernland Realty (MDLN) Tetapkan Penjaminan Aset Perusahaan

null
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Club House Jakarta Garden City, Jakarta, Senin, 30 Desember 2024. (Foto: Dok.MDLN).

PT Modernland Realty Tbk (MDLN) pada hari ini menetapkan rencana penjaminan aset atau lebih dari 50% dari kekayaan bersih perseroan yang disetujui para pemegang saham di Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Jakarta.

Iwan Suryawijaya, Komisaris Independen MDLN, menuturkan persetujuan ini diperlukan sebagai langkah antisipasi Perseroan mengingat adanya potensi penjaminan aset/ kekayaan perseroan melebihi 50% dari kekayaan bersih perseroan berdasarkan penjaminan baru maupun dikarenakan pertukaran jaminan di kemudian hari. “Keputusan agenda RUPS Luar Biasa kali ini para pemegang saham menyetujui rangkaian aksi korporasi tersebut sekaligus memberikan kuasa dan wewenang kepada Direksi sehubungan dengan pelaksanaan persetujuan dimaksud,” katanya dalam siaran pers yang diterima swa.co.id di Jakarta, Senin (30/12/2024).

Perseroan hingga kuartal III/2024 membukukan pendapatan pra penjualan (marketing sales) sebesar Rp855 miliar. Segmen residensial Sebagai kontributor utama berhasil membukukan Rp648 miliar atau meningkat 18% dibandingkan dengan kuartal sebelumnya, namun mengalami penurunan 21% jika dibandingkan dengan pencapaian pada periode yang sama tahun lalu.

Kontribusi penjualan didominasi oleh Jakarta Garden City, diikuti oleh dua proyek unggulan lainnya yaitu Modernland Cilejit dan KotaModern. Penopang marketing sales lainnya berasal dari segmen industrial yang membukukan Rp79 miliar atau tumbuh sebesar 2% dari periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Sedangkan di industrial, segmen perhotelan, golf and country club serta segmentasi lainnya turut memberikan kontribusi marketing sales sebesar Rp128 miliar atau meningkat 17% dari periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Modernland Realty sangat optimis jika penjualan properti residensial khususnya rumah tapak dan area komersial akan tetap menjadi tulang punggung dari industri properti dalam negeri untuk tahun 2025 mendatang.

Apalagi, hal ini didukung oleh kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh Pemerintah, serta dibentuknya Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman yang bertujuan untuk memperkuat koordinasi lintas kelembagaan, membuat regulasi dan membenahi data kekurangan rumah serta menjamin program pembiayaan yang tepat bagi Masyarakat.

Di sisi lain, sebagai bagian dari strategi pengembangan yang berfokus pada inovasi dan keberlanjutan, Perseroan terus berkomitmen untuk meluncurkan produk properti yang mencakup berbagai segmen pasar. (*)

# Tag