Pemerintah Terbitkan Obligasi Global Dollar AS dan Euro
Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Keuangan, menerbitkan surat utang negara (SUN) dalam dua mata uang asing, yaitu Dolar Amerika Serikat (USD) dan Euro. Masing-masing nilainya sebesar US$2 miliar (Rp32,36 triliun, kurs US$1 = Rp16.180) dan EUR€1,4 miliar (Rp23,33 triliun, kurs EU€1 = Rp16.668). Total surat utang ini diperkirakan sekitar Rp55,69 triliun.
Adapun format dalam surat utang negara tersebut menggunakan format SEC Shelf Registered. Melansir dari laman Investopedia, format tersebut dinamakan penawaran umum berkelanjutan yang diawasi oleh Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC). “Transaksi ini menandai keberhasilan pemerintah menerbitkan global bonds dengan format SEC Registered untuk keenam belas kalinya,” tulis Kementerian Keuangan dalam keterangan resm pada Kamis (9/1/2025) kemarin.
Penawaran tersebut dibuka pada pagi hari sesi Asia pada 8 Januari 2025 lalu, kemudian diikuti oleh pengumuman SUN dalam denominasi EUR di pasar Eropa di hari yang sama. Hasilnya, penawaran tersebut menarik minat investor global dengan total orderbook sebesar US$6,1 miliar (Rp98,69 triliun) dan EUR€2,5 miliar (Rp41,67 triliun). Alhasil, pemerintah dapat menurunkan tingkat imbal hasil untuk seluruh tenor yang ditawarkan kepada investor.
Adapun final yield untuk SUN denominasi US$ dengan tenor 5 tahun sebesar 5,300% dan tenor 10 tahun sebsar 5,650%. Sementara SUN denominasi EUR dengan tenor 8 tahun sebesar 3,917% dan 12 tahun sebesar 4,251%. Berikut adalah rincian empat seri SUN tersebut, dengan seluruh tanggal pricing dan tanggal penerbitan (settlement) pada 15 Januari 2025.
1. RI0130
Tenornya selama 5 tahun, dengan tanggal jatuh tempo hingga 15 Januari 2030. Nominal penerbitannya sebesar US$900 juta. Adapun kupon yang diberikan sebesar 5,250%, yield 5,300%, price 99,783, dan per call selama 1 bulan sebelum jatuh tempo.
2. RIEUR0133
Tenornya selama 8 tahun, dengan tanggal jatuh tempo hingga 15 Januari 2033. Nominal penerbitannya sebesar EUR€700 juta. Kupon yang diberikan sebesar 3,875%, yield 3,917%, price 99,716, dan per call selama 6 bulan sebelum jatuh tempo.
3. RI0135
Tenornya selama 10 tahun, dengan tanggal jatuh tempo 15 Januari 2035. Nominal penerbitan US$1,1 miliar. Kupon yang diberikan 5,600%, yield 5,650%, price 99,622 dan per call selama 3 bulan sebelum jatuh tempo.
4. RIEUR0137
Tenornya selama 12 tahun, tanggal jatuh tempo pada 15 Januari 2037. Nominal penerbitannya sebesar EUR€700 juta. Kupon yang diberikan sebesar 4,125%, yield 4,251%, price 98,835 dan per call 6 bulan sebelum jatuh tempo.
“Hasil penerbitan ini secara umum akan digunakan untuk pembiayaan APBN tahun 2025,” tambah Kementerian Keuangan. Selain itu, keberhasilan transaksi ini mencerminkan dukungan dari beragam investor global.
Keempat seri SUN tersebut berhasil memperoleh peringkat Baa2 oleh Moody’s, BBB oleh Standard & Poor’s, dan BBB oleh Fitch dan akan terdaftar di Bursa Efek Singapura dan Bursa Efek Frankfurt. Adapun joint bookrunners yang terlibat adalah ANZ, BofA Securities, HSBC, J.P. Morgan, dan Standard Chartered Bank. Sementara domestic dealers melibatkan PT Trimegah Sekuritas Indonesia dan PT BRI Danareksa Sekuritas.(*)