Perusahaan dari Sektor Non Siklikal Mendominasi Pipeline IPO

Ilustrasi pergerakan pasar modal di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta pada Senin (30/12/2024). Foto Nadia K. Putri/SWA
Pergerakan harga saham di Main Hall Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, pada Senin (30/12/2024). (Foto : Nadia K. Putri/SWA).

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) per 10 Januari 2025 menjabarkan sebanyak 19 perusahaan yang tercatat di daftar antrian (pipeline) pencatatan saham perdana (initial public offering/IPO). I Gede Nyoman Yetna, Direktur Penilaian Perusahaan BEI, menyampaikan 19 perusahaan tersebut dari berbagai sektor industri.

Calon emiten dari sektor konsumer non siklikal sebanyak 6 perusahaan atau jumlah terbanyak dari jumlah perusahaan di pipeline IPO tersebut. Jumlah perusahaan dari sektor bahan dasar/baku dan kesehatan masing-masing sebanyak 3 perusahaan, serta sektor industri 3 perusahaan.

"Perusahaan dari sektor energi, finansial, dan properti masing-masing sebanyak satu perusahaan," ujarnya pada siaran pers yang dikutip swa.co.id di Jakarta, Senin (13/1/2025).

Nyoman menyampaikan mayoritas perusahaan dalam daftar pipeline IPO itu merupakan perusahaan beraset besar. "Klasifikasi aset perusahaan yang saat ini berada dalam pipeline merujuk Pertaruan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 53/POJK.04/2017," ucap Nyoman.

Berdasarkan POJK itu, Nyoman merincikan sebanyak 17 kandidat emiten beraset skala besar senilai Rp250 miliar dan 2 perusahaan beraset skala menengah. Sedangkan, perusahaan dengan aset skala kecil yang nilainya di bawah Rp50 miliar belum ada di daftar antrian IPO. (*)

Sektor perusahaan di pipeline IPO per 10 Januari 2025.

• 3 Perusahaan dari sektor bahan dasar/baku.

• 1 perusahaan dari sektor konsumer siklikal.

• 6 perusahaan dari sektor konsumer non siklikal.

• 1 Perusahaan dari sektor energi.

• 1 perusahaan dari sektor keuangan.

• 3 perusahaan dari sektor kesehatan.

• 3 perusahaan dari sektor industrial.

• 0 perusahaan dari sektor infrastruktur.

• 1 perusahaan dari sektor properties & real estat.

• 0 perusahaan dari sektor teknologi.

• 0 perusahaan dari sektor transportasi & logistik.

# Tag