Patrick Kluivert Menerapkan Strategi Perlawanan dengan Formasi 4-3-3
Resmi menjabat sebagai pelatih tim nasional Indonesia, Patrick Kluivert mempunyai pandangan dan taktik bermain yang unik dalam menyerang lawan. "Saya suka bermain sepak bola yang menyerang, saya suka kalau tim kami punya football posession yang bagus," kata pelatih berusia 48 tahun asal negeri kincir angin yang diambil dalam video konferensi pers di YouTube PSSI, Senin (13/1/2025)
Patrick menegaskan penguasaan bola menjadi kunci atau memeliki peranan penting dalam filosofi bermainnya. Ia mengatakan, "Kalau mau cetak gol, tentu kita harus menguasai bola". Untuk formasinya, Patrick mengaku suka menerapkan formasi 4-3-3. Formasi ini pernah diterapkan timnas Belanda di Piala Dunia 2014 saat dirinya menjadi asisten pelatih Louis van Gaal, juga pernah diterapkannya saat menjadi pelatih kepala timnas Curacao dan klub Turki Adana Demirspor.
Kendati demikian, Patrick tak akan langsung memaksakan formasinya kepada pemain timnas Indonesia karena ia akan melihat dulu sejauh mana para pemain timnya beradaptasi dengan gaya bermain baru setelah memakai gaya tiga bek di bawah Shin Tae-yong.
"Jadi terlebih dahulu saya ingin lihat para pemain cocok di mana, baru kita implementasikan. Karena dalam bermain sepak bola, sistem bisa saja berubah di lapangan. Dengan sistem 4-3-3, para pemain perlu punya sikap adaptif, mereka harus tahu mau melakukan apa di situasi seperti apa," kata Kluivert menjelaskan.
Pekerjaan rumah yang diemban Patrick adalah menyiapkan skuat garuda pada laga putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Australia dan Bahrain pada 20 dan 25 Maret mendatang. "Dan posisi awal kita, kita harus mengapresiasi dulu kemampuan tim kita dan memanfaatkan kekuatan yang ada di tim kita," katanya.
Dia juga mengingatkan, disamping memperkuat taktik dalam bertanding, perlu adanya dukungan dari masyarakat Indonesia. “Kalian harus mendukung skuat garuda saat berlatih dan bertanding di dalam laga permainan. Kita semua tentu ingin melihat timnas jauh lebih kuat, lebih kompetitif, berprestasi, dan lolos ke Piala Dunia 2026. Jika demikian, seharusnya kalian dukung,” ujar Patrick.