BSI (BRIS) Sediakan Water Station di Lapangan Gasibu Bandung

null
Foto : Istimewa

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) di Region VI Bandung dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat bekerja sama menyenggarakan kegiatan BSI Sustainable Movement melalui penyediaan water station di Lapangan Gasibu, Bandung, Jawa Barat. Pada kegiatan tersebut dilakukan peresmian Water Station permanen di Gasibu dan pembagian tumbler kepada pengunjung guna mengurangi ketergantungan terhadap air minum dalam kemasan (AMDK).

Regional CEO BSI VI Bandung, Fitria Ekayani, menyampaikan tujuan dari pembangunan water station ini untuk mendukung pembangunan berkelanjutan (SDG's) no 6 dan 11 tentang penyediaan akses air bersih serta mewujudkan kota dan komunitas yang berkelanjutan. Menurutnya, water station Gasibu sudah terbukti dapat mengurangi jumlah sampah AMDK di Lapangan Gasibu yang kerap menjadi pusat aktivitas kesehatan dan kebugaran masyarakat Kota Bandung.

Laporan langsung mesin water station menunjukkan bahwa selama 22 hari sejak terpasang hingga 6 Januari 2025, water station Gasibu memberikan manfaat pemakaian air sebesar 13.116 liter atau setara pengurangan sampah plastik AMDK sebanyak 21.880 botol sejak terpasangnya water station pada 15 Desember 2024.

Kemudian, data water station Plaza Setda di Gedung Sate menunjukkan pemakaian sebanyak 753 liter air atau setara pengurangan sampah plastik AMDK sebanyak 1.256 botol. Secara keseluruhan, pemakaian air melalui kedua water station tersebut selama 22 hari mencapai 13.869 liter air atau setara pengurangan AMDK sebanyak 23.115 botol.

Tulus Arifan Kepala Biro Umum Setda Pemerintah Provinsi Jawa Barat, berharap water station ini dapat membantu masyarakat Bandung untuk dapat mengakses air layak minum sekaligus menekan sampah botol plastik sehingga diharapkan dapat mendukung kelestarian lingkungan.

Adapun, mesin water station yang dipasang oleh BSI memiliki kemampuan mengolah air tanah maupun PDAM menjadi air layak minum. Sumber air tanah yang diambil diolah dengan teknologi filterisasi yang akan membuang zat berbahaya sehingga layak minum. Untuk memastikan setiap lokasi bisa menghasilkan air layak minum, perseroan melakukan uji laboratorium dan serfifikasi layak minum untuk masing-masing lokasi karena setiap lokasi memiliki kandungan air yang berbeda-beda.

Mesin water station dilengkapi sistem IoT yang memungkinkan monitoring kondisi air. Perangkat yang ada bisa dimonitor langsung secara online juga dapat menghasilkan live report terkait dengan volume air yang dihasilkan dan dimanfaatkan. Sistem ini memudahkan pemeliharaan dan perbaikan peralatan yang ada jika suatu saat terjadi kerusakan atau tidak berfungsi dengan baik. Dalam kesempatan ini juga, BSI terus mensosialisasikan superapps BYOND by BSI yang menjadi sahabat finansial, sosial dan spiritual. Salah satunya bisa berdonasi pembelian pohon lewat BYOND. Harga saham BRIS pada penutupan perdagangan hari ini menjadi Rp2.720 atau naik sebesar (*)

# Tag