Verona Indah Pictures (VERN) Pasca IPO Sisakan Dana Rp90,88 Miliar, Diparkir ke Bank OCBC
PT Verona Indah Pictures Tbk (VERN) pada 8 Oktober 2024 melaksanakan IPO di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan menghimpun dana Rp218,72 miliar. Kini, Dana IPO itu tersisa Rp90,88 miliar. Manajemen VERN menempatkan sisa dana IPO itu ke giro Bank OCBC sebesar Rp90,88 miliar, berdasarkan keterbukaan informasi VERN kepada BEI di Jakarta, Selasa (14/1/2025). Adapun tingkat bunga yang ditawarkan bank tersebut sebesar 1,5%.
Sementara itu, VERN telah merealisasi penggunaan dana IPO untuk modal kerja dan pengembangan bisnis. Hal itu mencakup akuisisi sinetron dan FTV sebesar Rp60 miliar, pembelian ruko dan kavling 38 dan 39 sebesar Rp16,03 miliar, pajak pembelian ruko kavling 38 dan 39 sebesar Rp789,05 juta, serta pembuatan sinetron, film dan kebutuhan operasional sebesar Rp45,54 miliar.
Untuk realisasi pembuatan sinetron, film, dan operasional, VERN baru melaporkan progresnya sebesar 33,38%. Pada Oktober 2024, VERN telah menyiapkan 5-6 judul untuk film layar lebar. Berdasarkan situs resmi Verona Pictures, beberapa film yang akan diluncurkan yaitu Bulan Berdarah, Perjanjian Dua Surga, Bandung Ketika Sunyi, Dan Bandung, dan satu film yang diadaptasi dari utas media sosial X (sebelumnya Twitter).
Berdasarkan laporan bulanan registrasi pemegang efek yang berakhir pada 31 Desember 2024, pemegang saham di atas 5% VERN masih dikendalikan oleh Pie Titin Suryani, selaku direksi atau CEO dan produser Verona Pictures. Porsi kepemilikan sahamnya sebesar 46,63% atau sebanyak 2,22 miliar saham. Kemudian Bedy Kunady selaku komisaris yang merupakan afiliasi perusahaan. Porsi sahamnya di VERN sebesar 29,57% atau sebanyak 1,40 miliar saham.
Perusahaan yang masuk dalam papan pengembangan itu sebelumnya juga mencatatkan waran seri I bernama VERN – W, dengan harga pelaksanaan waran seri I sebesar Rp216 per waran. Sementara itu, harga penawaran sahamnya sebesar Rp195 dan nilai nominal saham sebesar Rp80.(*)
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.