Inspirasi Schools Mengkreasikan Kurikulum Inovatif Berbasis AI

Inspirasi Schools (IS) menyodorkan kurikulum internasional dengan biaya yang lebih rendah dibandingkan sekolah serupa lainnya. Pendiri sekolah ini adalah Jaspal Sidhu, seorang anak satpam asal Singapura. Sekolah ini memiliki visi besar mencetak generasi emas Indonesia pada 2045 dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan metode pembelajaran mutakhir.
Pendiri IS, Jaspal Sidhu, yang juga merupakan pendiri Singapore Intercultural School (SIS), menjelaskan gagasannya untuk mendirikan sekolah ini berawal dari keprihatinannya terhadap kesenjangan pendidikan di Indonesia. Ia melihat bahwa akses ke pendidikan layak sering kali membutuhkan biaya yang sangat besar. "Di situ saya memiliki ide untuk membangun sekolah terjangkau," jelasnya pada siaran pers yang diterima swa.co.id di Jakarta, Rabu (15/1/2025).
Sidhu memiliki pengalaman panjang di bidang pendidikan. Sebelum mendirikan IS, ia telah mendirikan Singapore International School pada 1996, yang kemudian berubah menjadi Singapore Intercultural School (SIS). Dalam pengembangan sekolah-sekolahnya, Sidhu menggandeng lembaga internasional seperti Bank Dunia dan International Finance Corporation (IFC).
Ia mengembangkan pendekatan sederhana namun transformatif yang menurunkan biaya sekaligus menjaga kualitas. “Setiap kali kami mendirikan sekolah baru di kota baru, kami sengaja menurunkan biaya hingga 50% dibandingkan dengan sekolah sebelumnya. Sekolah-sekolah ini kemudian terhubung oleh ekosistem yang sangat kolaboratif yang didukung oleh teknologi, tempat ide-ide operasional dan pedagogis dibagikan sepanjang tahun. Intinya, tidak ada sekolah yang beroperasi secara terpisah.” Katanya.
Pada 2019, pendekatan ini diakui oleh IFC (Bank Dunia)- Financial Times (Inggris) dengan penghargaan bergengsi atas dampaknya di sektor pendidikan.
Tantangan Pendidikan
Pada praktik pembelajarannya, IS tidak hanya berfokus pada teknologi, tetapi juga mendorong siswa untuk berpikir kritis, berinovasi, dan memanfaatkan teknologi secara bijak. Salah satu penerapan AI yang digunakan adalah aplikasi belajar yang dipersonalisasi, memungkinkan siswa belajar sesuai kemampuan dan kebutuhan mereka masing-masing. Sidhu juga menyoroti peran penting guru dalam keberhasilan pendidikan.