Eva Noor, Bawa Xynexis Jadi Pemain Besar Keamanan Siber
Dalam industri teknologi yang masih didominasi oleh laki-laki, Eva Noor telah memantapkan dirinya sebagai pelopor di dunia keamanan siber. Selama lebih dari dua dekade, Eva tak hanya berhasil menembus batas-batas stereotip, tetapi juga membangun reputasi sebagai salah satu pemimpin terkemuka dalam industri ini. Dia menjadi perempuan Indonesia yang memimpin langkah signifikan dalam pengembangan keamanan siber di Tanah Air.
Pada tahun 2003, Eva mendirikan perusahaan PT Xynexis International yang bergerak di bisnis keamanan siber. Saat didirikan, Xynexis bisa disebut pionir di Indonesia yang mengadopsi standar keamanan siber internasional. Dari modal minim dan pendapat nol, kini Xynexis menjadi perusahaan konsultan kemanan siber terbesar di Indonesia.
Awal didirikan Xynexis merupakan entitas perusahaan kecil dengan hanya satu klien hingga sekarang Xynexis Group punya beberapa anak perusahaan, antara lain: Noosc Security (Manage Security Services Provider), Ignite (Edutech), Haxtech (Digital Engagement) dan Expertise Now (Cyber Contracting).
Bisa dibilang Xynexis saat ini merupakan perusahaan Information Assurance, terbesar di Indonesia. Di bawah kepemimpinannya, Xynesis International telah menjadi mitra terpercaya bagi banyak perusahaan dalam melindungi data dan infrastruktur teknologi mereka.
Selain sibuk memimpin perusahaan yang didirikan sendiri, Eva juga aktif di Indonesia Women Cyber Security (IWCS) sebagai ketua. Organisasi ini merupakan forum wanita di bidang Teknologi Informasi untuk memperkuat peran perempuan dalam keamanan siber di Indonesia.
Mendukung Entrepreneurship
Kedekatan Eva dengan kewirausahaan atau entrepreneurship, menjadi dasar misinya untuk membawa teknologi keamanan siber lebih inklusif. Salah satu visi utamanya adalah memastikan para entrepreneur di Indonesia tidak hanya memahami pentingnya keamanan siber, tetapi juga mampu memanfaatkan teknologi digital untuk memajukan bisnis mereka baik itu perusahaan besar maupun usaha kecil dan mikro.
“Pelaku usaha tidak hanya perlu bertahan di era digital, tetapi juga tumbuh dengan memanfaatkan peluang, sambil memastikan keamanan digital mereka tetap terjaga,” ujar Founder & CEO PT Xynexis International ini. Visi itu mendorongnya menulis buku berjudul Pelaku Bukan Pemimpi yang menggugah para entrepreneur mewujudkan mimpi mereka dengan langkah nyata.
Melalui inisiatifnya, Eva sering mengadakan pelatihan dan seminar yang dirancang khusus untuk pelaku usaha di Tanah Air. Dia memberikan edukasi tentang ancaman siber seperti phishing, malware, pencurian data, serta menawarkan solusi sederhana namun efektif untuk mencegahnya.
Tahun lalu, Eva berhasil meraih penghargaan Top Digital Award untuk Best Top Leader dan Top Digital Company. Pencapaian ini tidak hanya mengukuhkan keahliannya, tetapi juga sebagai apresiasi pencapaian selama dua dekade menjalankan perusahaan.
Di tahun 2025 ini, Eva bersama IWCS tengah merancang survei nasional yang ditujukan untuk mahasiswi di berbagai kampus. Survei ini bertujuan untuk memahami tingkat ketertarikan perempuan di dunia keamanan siber, serta mengidentifikasi tantangan yang mereka hadapi di sektor yang masih didominasi laki-laki. Hasil survei nanti diharapkan dapat menjadi dasar bagi kebijakan dan program yang lebih inklusif untuk mendorong keterlibatan perempuan dalam bidang keamanan digital.
Kreativitas, Ketelitian, dan Empati
Di bawah kepemimpinan Eva, IWCS secara rutin mengadakan program pelatihan, seminar, dan diskusi yang membekali perempuan dengan keterampilan teknis dan wawasan strategis.
“Keamanan siber bukan hanya soal teknologi, tetapi juga tentang kreativitas, ketelitian, dan empati kekuatan alami yang sering dimiliki perempuan,” ujar Eva. IWCS juga menjadi jembatan antara perempuan profesional di sektor teknologi dengan perusahaan-perusahaan yang membutuhkan tenaga ahli keamanan siber.
Melalui IWCS, Eva terus memperjuangkan misinya untuk memastikan bahwa anak-anak bisa mendapatkan edukasi keamanan digital dan edukasi ini bisa lewat keluarga dan ini penting sekali untuk menciptakan ruang digital yang aman efektif dan sederhana.
IWCS juga akan melanjutkan program Mentorship Cyber Security untuk membantu perempuan yang ingin mengembangkan kariernya melalui berbagi pengalaman dari seorang mentor serta menambah keterampilan agar bisa berkembang. (*)