Perintis Triniti Properti (TRIN) Mengantongi Pendapatan Pra Penjualan Rp1,89 Trilun di 2024, Melonjak 81%

null

PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) mencatatkan pendapatan pra penjualan (marketing revenue) sebesar Rp1,89 triliun sepanjang 2024 atau melonjak sebesar 81% dari Rp1,05 triliun di 2023. Raihan TRIN di tahun lalu itu melampaui target awal sebesar Rp1,5 triliun

Emiten properti yang dikenal Triniti Land ini memperkokoh posisinya sebagai salah satu perusahaan pengembang properti di Indonesia. Proyek unggulan TRIN, yakni Sequoia Hills di Sentul menjadi penyumbang terbesar lantaran berkontribusi sebesar 42% terhadap marketing revenue di 2024.

Proyek lainnya seperti Collins Boulevard dan Holdwell Business Park mencatatkan kontribusi apik dan memperoleh kepercayaan konsumen terhadap produk-produk inovatif Triniti Land.

Triniti Land menargetkan marketing revenue di 2025 sebesar Rp1,8 triliun. Target ini didasarkan pada analisis mendalam terhadap prospek industri properti yang semakin kondusif.

Optimisme ini diperkuat oleh dukungan kebijakan pemerintah, pemulihan ekonomi pasca pandemi, serta minat konsumen yang terus meningkat terhadap proyek-proyek premium dan inovatif dari Triniti Land.

Co-Founder & Group CEO Triniti Land, Ishak Chandra, mengatakan manajemenTriniti Land mampu melampaui target yang telah ditetapkan pada tahun 2024 dari kerja keras tim.

"Ini didukung oleh respons pasar yang positif terhadap proyek-proyek unggulan kami. Kami yakin tahun 2025 akan menjadi tahun yang lebih baik sesuai dengan tren siklus properti yang membaik dan insentif yang diberikan oleh pemerintah. Target tahun 2025 bukan hanya sekadar angka, tetapi mencerminkan kepercayaan kami terhadap potensi pasar properti Indonesia," ujar Ishak pada keterangan tertulis yang dikutip swa.co.id pada Sabtu (18/1/2025).

TRIN menerapkan strategi bisnis yang andal dan inovasi produk. Ishak optimistis TRIN dapat memenuhi ekspektasi para pemangku kepentingan sekaligus memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian.

Strategi Triniti Land Tatap 2025

Target yang ditetapkan tahun ini merupakan hasil dari perhitungan yang mendalam akan prospek industri properti tahun 2025 diikuti oleh optimisme manajemen terhadap pencapaian tahun-tahun sebelumnya.

Proyek-proyek Triniti Land yang tahun ini yang masih dalam tahap pengerjaan akan segera diselesaikan dan diserahterimakan kepada pelanggan, seperti proyek hunian Sequia Hills di Sentul, Marc’s Boulevard di Batam, Collins Bouevard di Tangerang, dan Holdwell Buiness Park di Lampung.

Dari sisi finansial, Triniti Land juga akan memperkuat struktur permodalan dan fundamental perusahaan guna mendukung efisiensi dan keberlanjutan bisnis.

Selain itu, kualitas manajemen dan staf Triniti Land terus ditingkatkan demi memastikan keberlanjutan bisnis perseroan berjalan lancar di masa mendatang.

Tahun 2025, Triniti Land melihat industri properti akan bersinar cerah. Hal tersebut didasarkan setidaknya pada dua aspek, yakni pertumbuhan ekonomi dan kebijakan pemerintah.

Pertumbuhan ekonomi Indonesia diprediksi akan stabil di kisaran 5,2% tahun 2025 yang menghasilkan peningkatan daya beli masyarakat akan hunian dan kawasan komersial.

Selain itu, kebijakan pemerintah di sektor properti juga diprediksi juga semakin mendukung. Kebijakan pembentukan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) dan berbagai insentif di sektor properti akan menambah gairah masyarakat untuk memiliki properti tahun ini.

Direktur Keuangan Triniti Land, Danny Sutradewa, menyampaikan strategi yang telah disiapkan secara matang memicu TRIN optimis dapat meraih hasil yang lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

"Dari sisi keuangan, kami akan terus menyempurnakan beberapa aspek utama, termasuk meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat struktur permodalan, serta mengelola arus kas secara optimal untuk mendukung pelaksanaan proyek-proyek strategis," ujar Danny.

Insentif pemerintah akan semakin mendukung pendukung sektor properti. "Dengan pendekatan ini, kami percaya Triniti Land akan semakin kokoh menghadapi tantangan sekaligus memanfaatkan peluang pertumbuhan di tahun 2025,” sebut Danny.

Triniti Land optimis dapat mencapai target pertumbuhan berkelanjutan di tahun 2025. Perseroan tetap berkomitmen untuk menghadirkan inovasi dan kualitas terbaik di setiap proyeknya, menjawab kebutuhan pasar properti yang semakin dinamis. Harga saham TRIN stagnan di Rp113 pada penutupan perdagangan di 17 Januari 2025. (*)

# Tag